‘DER KAISER’ FRANZ BECKENBAUER MENINGGAL DUNIA

PEMAIN PERTAMA YANG SUKSES MEMAINKAN PERAN LIBERO DENGAN SEMPURNA

SIARINDOMEDIA.COM – Pemain dan pelatih legendaris Timnas Jerman, Franz Beckenbauer, meninggal dunia, Minggu (7/1/2024), pada usia 78 tahun.

Kabar meninggalnya salah satu pemain terbaik di dunia ini dikonfirmasi keluarganya. Namun tidak menyebut penyebab kematiannya, hanya mengatakan kondisi kesehatannya terus memburuk beberapa waktu terakhir.

“Dengan kesedihan mendalam kami umumkan bahwa suami dan ayah kami, Franz Beckenbauer, meninggal dengan tenang dalam tidurnya hari Minggu. Dia dikelilingi keluarganya,” tulis salah seorang kerabatnya dalam pernyataan hari Senin.

Ucapan duka cita berdatangan dari seluruh dunia atas kepergian Beckenbauer. Kanselir Jerman, Olaf Scholz, turut menyampaikan bela sungkawa dan menyebut Beckenbauer sebagai “inspirasi bagi pemain bola Jerman”.

Hal serupa dinyatakan Bundesliga Jerman dengan menyebutnya sebagai ikon sejati sepak bola. Sedangkan Liga Primer Inggris mengatakan Beckenbauer akan selalu dikenang sebagai salah seorang pemain bola terhebat.

Franz Anton Beckenbauer, nama lengkapnya, adalah pemain Timnas Jerman di era 60-70-an, masa di mana banyak bintang top menghiasi jagad sepak bola dunia. Sebut saja Pele (Brazil), Eusébio (Portugal), Johan Cruijff (Belanda), Puskas (Hongaria), Lev Yashin (Soviet), Bobby Moore (Inggris), Luigi Riva (Italia) dan masih banyak lagi seniman-seniman bola kala itu.

Beckenbauer dikenal sebagai pemain flamboyan berpembawaan kalem. Meski demikian, visinya di atas lapangan yang ditunjang kemampuan penguasaan dan distribusi bola, membuat tim-tim yang dibelanya sulit dikalahkan.


Khas tipikal orang Jerman yang ‘mekanis’, pemain kelahiran München 11 September 1945 itu, membuat sepak bola relatif lebih teratur dan terancang rapi dari belakang hingga ke depan.

Dia pulalah yang mempopulerkan istilah ‘libero’ (‘bebas’ dalam Bahasa Italia), seorang pemain yang berperan sebagai jangkar di jantung garis pertahanan. Bermain di posisi yang juga disebut ‘sweeper’ ini sangat membutuhkan visi, kecerdasan membaca permainan dan kemampuan menguasai bola. Beckenbauer bisa menjalankan fungsi ini dengan baik.

Bayern München dan Jerman Barat, dua tim yang dia perkuat di masa keemasannya sebagai pemain bola, menjelma menjadi tim yang disegani.

Dijuluki ‘Der Kaiser’ (Kaisar) karena peran sentralnya di Timnas Jerman Barat sekaligus namanya mirip Kaisar Austro-Hungaria, Franz Ferdinand. Sepanjang karirnya sebagai pemain di level klub, Beckenbauer membawa München mendominasi Bundesliga dan tiga kali juara antar klub Eropa.

Sementara di Timnas dia mengantarkan Jerman (Jerman Barat, red) meraih trofi Piala Eropa pada tahun 1972 setelah mengalahkan Uni Soviet di final, 3-0. Dua tahun kemudian, giliran Piala Dunia direngkuh Beckenbauer dkk dengan mengandaskan ‘Total Football’ Belanda di final, 2-1.Franz Beckenbauer-Johan Cruijff-1

Franz Beckenbauer-Johan Cruijff-2
DUO LEGENDA. Meski pernah berseteru keras di lapangan hijau, Franz Beckenbauer dan Johan Cruijff saling menghormati dan bersahabat di kehidupan pribadi. Keduanya kini sama-sama telah berpulang. Foto: X.com

Beckenbauer bermain 103 kali untuk Jerman Barat, sebagian besar dengan menyandang ban kapten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *