Al Jazeera minta komunitas internasional segera bertindak
Sementara itu, Jaringan Media Al Jazeera bereaksi keras atas brutalitas Israel yang kembali menyasar para jurnalis.
“Pembunuhan Mustafa dan Hamza… saat mereka sedang dalam perjalanan untuk bertugas di Jalur Gaza, menegaskan perlunya mengambil tindakan hukum segera terhadap pasukan pendudukan dan memastikan tidak ada impunitas (terhadap mereka),” demikian pernyataan Al Jazeera sebagai respon atas terbunuhnya para jurnalis, termasuk putra sulung Kepala Bironya di Gaza.
Persatuan Jurnalis Palestina melaporkan 102 jurnalis terbunuh dan 71 lainnya terluka oleh serangan Israel sejak konflik terbuka pada awal Oktober tahun lalu.
Daftar ini masih akan terus bertambah mengingat militer Israel kerap mengabaikan hukum-hukum perang, baik kepada warga sipil maupun para jurnalis yang sedang bertugas. (TON)













