SEJARAH SURFING, SALAH SATU HOBI PALING MEMATIKAN DI DUNIA

SIARINDOMEDIA.COM – Surfing adalah salah satu hobi olahraga yang menyenangkan dan menantang karena kita menunggangi ombak dengan menggunakan papan khusus. Namun, di balik itu semua, terdapat sejarah yang panjang mengapa surfing disebut sebagai salah satu dari hobi paling mematikan di dunia.

Surfing diyakini telah dimulai ribuan tahun yang lalu di Kepulauan Polinesia. Orang-orang Polinesia adalah kaum pelaut yang sangat terampil.

Para pelaut Polinesia yang berpengalaman bahkan menggunakan teknik surfing selama perang untuk mencapai pantai dengan cepat.

Pada abad ke-18, kapten kapal asal Inggris, James Cook, tiba di Kepulauan Hawaii dan menyaksikan para penduduk setempat bermain-main dengan ombak menggunakan papan kayu berukuran besar.

James Cook menyebut olahraga ini dengan nama ‘surfing’, yang akhirnya menjadi populer di seluruh dunia.

Sejarah surfing dari Polinesia
SEJARAH SURFING. Gambar dibuat berdasarkan buku catatan Kapten James Cook saat pertama kali melihat orang-orang Polinesia ‘menunggangi’ ombak dengan menggunakan papan kayu, yang kemudian dinamakannya ‘Surfing’. Foto: British Library

Namun, ketika Spanyol dan Amerika Serikat menguasai kepulauan Hawaii pada abad ke-19, praktik surfing hampir menghilang. Mereka memandangnya sebagai kebiasaan yang primitif dan ceroboh karena ada banyak anak-anak yang nyawanya terancam karena surfing.

Selama beberapa dekade, praktik surfing tradisional hanya bertahan di kalangan penduduk asli Polinesia yang berada jauh dari pengaruh budaya Barat.

Dan segalanya berubah saat seorang pelancong Amerika bernama Duke Kahanamoku mempopulerkan surfing di awal abad ke-20, tepatnya di tahun 1920-an.

Duke Kahanamoku adalah seorang atlet polo air yang berbakat. Melalui kerja kerasnya, Duke Kahanamoku memperkenalkan surfing kepada dunia secara luas dan membantu peralihan dari penggunaan papan kayu tradisional ke pemakaian papan serat plastik yang lebih ringan dan lebih efisien.

Aneka macam papan surfing
TERUS BERKEMBANG. Aneka macam warna warni papan surfing modern. Foto: YouTube

Selama beberapa dekade selanjutnya, banyak orang-orang mulai dari seluruh dunia memadati pantai-pantai dengan tujuan untuk menaklukkan ombak. Selama periode ini, teknologi surfing terus berkembang dengan perkenalan papan baru yang dilengkapi dengan kemampuan khusus, seperti kemampuan berbelok dan melompat.

Namun, meskipun sudah banyak berkembang, surfing masih dianggap sebagai salah satu hobi yang paling mematikan di dunia. Ombak yang besar dan kuat dapat sangat berbahaya, terutama bagi seseorang tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang surfing. Mereka dapat dengan mudah tenggelam dan hilang ditelan ombak laut.

Selain itu, banyak kecelakaan serius sering terjadi saat surfing, yang mengakibatkan korban terluka parah hingga akhirnya meninggal.

Surfing hobi mematikan
MENANTANG MAUT. Untuk menaklukkan gulungan ombak besar nan ganas, tentunya butuh skill luar biasa dan jam terbang tinggi. Foto: @Adam Gibson/Red Bull Content Pool

Surfing juga dapat memicu risiko lain seperti serangan hiu dan hal tersebut telah menjadi salah satu kekhawatiran utama bagi para peselancar di seluruh dunia. Terlebih lagi, perubahan iklim telah mempengaruhi ombak dan kondisi laut secara dramatis, yang juga dapat meningkatkan risiko ketika melakukan surfing di pantai.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *