SIARINDOMEDIA.COM – Rabies adalah virus mematikan yang dapat menyerang hewan dan manusia. Hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapat tertular rabies dari hewan lain yang terinfeksi dan menularkan virus tersebut ke manusia melalui gigitan, cakaran, atau menjilati luka terbuka.
1. Gejala
Gejala rabies pada hewan peliharaan bermacam-macam, mulai dari tidak adanya nafsu makan hingga tampak sangat kurus, berisik, gelisah, merasa takut terhadap air, mengalami kelemahan otot, kelumpuhan, dan sering kejang-kejang.
Penting untuk diingat bahwa manusia yang tertular rabies mungkin akan menunjukkan gejala yang sama.
2. Penyebab
Penyebab paling umum rabies pada hewan peliharaan adalah tertular melalui gigitan atau tertular melalui kontak air liur dengan hewan yang sudah lebih terinfeksi. Misalnya saat hewan yang terinfeksi menjilat luka terbuka di kulit hewan peliharaan Anda.
Namun dalam kasus penularan ke manusia kebanyakan melalui gigitan.
3. Tindakan pencegahan
Penting mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi hewan peliharaan Anda dan diri Anda sendiri dari rabies. Vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyebaran rabies pada hewan peliharaan.

Selain itu, hindari kontak dengan hewan-hewan liar dan juga menjauhkan hewan peliharaan Anda dari hewan-hewan liar tersebut.
Jika Anda curiga hewan peliharaan Anda tertular rabies, segeralah minta bantuan dokter hewan. Demikian pula, jika Anda digigit atau dicakar oleh hewan peliharaan atau hewan liar, segera dapatkan bantuan medis.
Perawatan dini dapat mencegah penyebaran virus rabies dan berpotensi besar bisa menyelamatkan nyawa Anda.
Ingat, mamalia mana pun dapat menularkan virus rabies. Jadi penting untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan dalam melindungi diri Anda dan hewan peliharaan Anda.














