SIARINDOMEDIA.COM – Yandy Laurens, sutradara sekaligus penulis naskah ‘Jatuh Cinta Seperti Di Film-Film’ atau ‘JESEDEF’ mengungkap mendapat inspirasi saat menulis skrip film ini dari kisah cinta Ringgo Agus Rahman.
Ketika membaca skrip naskah film ini pertama kali, sang aktor pun terkejut karena jalan cerita ‘JESEDEF’ sedikit banyak mirip seperti curhatannya tentang sang mantan.
Dia pun merasa salut karena kisahnya bisa langsung menjadi film di tangan Yandy. Namun dia tidak keberatan dan menyetujui saat mendapat tawaran bermain sebagai Bagus di film ‘JESEDEF’ ini.
“Naskahnya menarik buat aku yang sempat merasa jenuh dengan karir akting selama belasan tahun,” ucap Ringgo.
Aktor 41 tahun ini merasa jenuh karena beberapa tahun terakhir kerap ditawari film komedi hingga mendapat predikat “pelawak”. Bahkan dia sempat kabur dari dunia akting untuk mengatasi kejenuhannya.
Saat ini, Ringgo mulai mencoba hal baru selama tiga tahun lamanya. Meski awalnya sangat mencintai dunia akting dan film, dia tidak menyangka akan berada di titik jenuh.
Setelah beristirahat beberapa saat, Ringgo akhirnya memutuskan kembali ke layar lebar dengan mengambil tawaran peran di film ‘JESEDEF’. Dia merasa film ini adalah tontonan yang pas untuk mengawali karirnya setelah sempat vakum sementara.
“Gua tidak akan pernah mengizinkan anak gua untuk menjadi aktor, menurut pengalaman gua menjadi aktor itu tidak keren. Kalau sekarang, anak gua mau jadi aktor, selama ketemu dengan orang kayak Yandy, gua bolehin deh,” ucapnya.
Untuk mengawali kembali karirnya, Ringgo melakukan persiapan unik di film ‘JESEDEF’ ini. Dimana awalnya, Ringgo dan Nirina memiliki satu adegan mencium bibir di film ini.
Agar penampilannya maksimal, Ringgo pun merapikan giginya dengan berusaha memakai kawat gigi selama dua tahun demi satu adegan tersebut. Namun saat proses syuting berlangsung, Yandy justru menghilangkan adegan ini dan menggantinya dengan adegan lain.
Di sisi lain, Ringgo Agus Rahman pun mengucapkan terima kasih untuk Yandy, tim produksi, dan semua artis serta aktor yang terlibat dalam film ‘JESEDEF’. Karena setelah syuting film ini, dia kembali jatuh cinta pada dunia seni peran dan perfilman yang dulu sempat disukainya.
“Terima kasih ya melibatkan gua buat semuanya, teman-teman film ini adalah yang paling berharga buat gua,” tutupnya.














