SIARINDOMEDIA.COM – Anak bisa mengalami keterlambatan bicara karena berbagai alasan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bicara anak antara lain anak kesulitan dalam memahami dan meniru suara, sehingga mempengaruhi perkembangan bicara mereka.
Beberapa anak mungkin mengalami gangguan perkembangan seperti autisme atau gangguan perkembangan lainnya yang dapat mempengaruhi kemampuan bicara mereka.
Gangguan motorik seperti kesulitan mengontrol otot-otot mulut dan lidah juga dapat mempengaruhi perkembangan bicara anak.
Jika Anda khawatir tentang keterlambatan bicara anak, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli terapi wicara untuk evaluasi dan bantuan lebih lanjut.
Untuk anak yang mengalami keterlambatan bicara, ada 4 hal yang harus dilakukan untuk membantu mereka, yaitu:
1. Biasakan berbicara dengan anak, meski masih bayi
Anda bisa memulainya dengan menunjuk benda dan sebut namanya. Saat si Kecil siap, berikan pertanyaan dan beri respons pada apa yang mereka katakan.
Bicaralah dengan anak secara teratur dan jangan takut untuk mengulangi kata-kata atau frasa yang mereka ucapkan. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan bicara anak.
2. Gunakan bahasa isyarat atau gerakan tubuh.
Anda juga bisa menggunakan bahasa isyarat atau gerakan untuk membantu anak memahami kata-kata atau frasa baru. Ini juga dapat membantu anak memvisualisasikan kata atau frasa dan memperkuat koneksi antara kata dan maknanya.

3. Lakukan pembicaraan paralel
Ini berarti berbicara tentang hal yang sedang dilakukan oleh anak, seperti makan atau bermain, dan menggambarkan aktivitas tersebut secara verbal. Ini dapat membantu anak memahami hubungan antara kata dan objek atau aktivitas.
4. Konsultasikan ke dokter anak jika keterlambatan bicara terus berlanjut
Dokter tentunya dapat membantu mengevaluasi kemampuan bicara anak dan memberikan saran untuk membantu meningkatkan kemampuan bicara anak.
Itulah 4 hal yang harus dilakukan jika anak terlambat bicara.














