SEJARAH PERKEMBANGAN KEJU DI DUNIA

SIARINDOMEDIA.COM – Keju adalah makanan yang dibuat dari susu yang dipisahkan, yang diperoleh dengan pengumpulan bagian casein dari susu dan susu skim. Keju dapat diolah menjadi makanan yang lezat seperti risoles, martabak, hingga pizza.

Dilansir dari The Spurce Eats, diperkirakan keju pertama kali ditemukan sekitar 8000 SM. Rennet, enzim yang digunakan untuk membuat keju, secara alami terdapat di perut hewan ruminansia.

Perut hewan yang anti bocor dan organ lain yang mirip kandung kemih sering digunakan untuk menyimpan dan mengangkut susu sapi, domba, dan cairan lainnya. Hawa panas alami yang dikombinasikan dengan sisa rennet di lapisan perut akan mengentalkan susu secara alami dan menghasilkan keju segar.

Banyak keju yang kita kenal sekarang (cheddar, gouda, camembert) pertama kali diproduksi di Eropa pada Abad pertengahan.

Produksi massal keju baru terjadi pada tahun 1815 di Swiss ketika pabrik keju pertama dibangun. Segera setelah itu, produksi keju industri menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Dengan adanya industri pangan di Amerika Serikat, terjadi revolusi dalam penemuan keju olahan. Keju olahan menggabungkan keju alami dengan susu, pengemulsi, penstabil, penyedap rasa, dan pewarna.

Produk keju olahan melejit pada era Perang Dunia II. Sejak saat itu, orang Amerika secara konsisten mengonsumsi lebih banyak keju olahan dibandingkan keju alami. Dan itulah sedikit cerita sejarah mengenai perkembangan keju di dunia.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment