KARAKTER IKONIK GENIE DI ‘ALADDIN’ SULIT LEPAS DARI SOSOK ROBIN WILLIAMS

SIARINDOMEDIA.COM – Aktor papan atas Hollywood di era 80-90an, Robin Williams, rela dibayar murah untuk memerankan karakter Genie di film animasi ‘Aladdin’ produksi Walt Disney.

Kerelaan itu berbuah manis. ‘Aladdin’ sukses secara komersial dan banjir pujian dari kritikus film. Hebatnya lagi, sang aktor menjadikan karakter jin sableng tersebut identik dengan dirinya. Sampai hari ini.

Semua bermula pada tahun 1991. Ketika itu Robin Williams menerima tawaran US75.000 (sekitar Rp1,25 miliar) untuk mengisi suara Genie di film ‘Aladdin’. Padahal dia merupakan salah satu aktor berbayaran termahal di masanya, setidaknya bisa mengantongi US8 juta (Rp120 miliar) per film. Alasan William mau dibayar murah karena ingin “meninggalkan kenangan yang indah” untuk anak-anaknya.

Hanya saja, aktor sekaligus komedian itu menetapkan satu syarat. Disney dilarang menggunakan suara dan gambar dirinya nya untuk promosi produk yang terinspirasi oleh film tersebut.

“Jualan boneka atau merchandise Genie boleh-boleh saja, asal jangan bawa embel-embel nama saya.” Begitu kira-kira permintaan Williams.

Disney setuju. Setelah itu proses pembuatan film pun dimulai. ‘Aladdin’ resmi dirilis setahun kemudian, tepatnya pada 11 November 1992.

Genie & Robin Williams
KOMEDIAN JADI JIN KOCAK. Robin Williams di dalam studio rekaman mengisi suara Genie, lengkap dengan berbagai ekspresinya. Foto: Ist/Kompilasi Image

Film animasi yang mengangkat hikayat ‘1001 Malam’ ini sukses besar di Box Office dan menjadi film terlaris sepanjang tahun 1992-1993. Berbajet US28 juta, ‘Aladdin’ sukses secara komersial dengan membukukan keuntungan berkali-kali lipat, yakni US504,1 juta.

Tak hanya itu, salah satu theme song-nya, ‘A Whole New World’ menyabet banyak penghargaan. Lagu yang awalnya dinyanyikan Brad Kane dan Lea Salonga tapi kemudian dipopulerkan secara global oleh Peabo Bryson and Regina Belle ini, memenangkan Best Original Song di Piala Oscar ke-65, Best Original Song dan Best Song di Golden Globe Awards ke-50, Best Pop Performance, serta sejumlah penghargaan lainnya.

Semua pencapaian ‘Aladdin’ ini tak lepas dari karakter ikonik Genie yang disulihsuarakan Robin Williams. Karakter jin kocak ini seolah diberi ‘nyawa’ dengan suara Williams yang bisa berubah-ubah sesuai ekspresi dan mood-nya. Kadang riang, kadang sedih, kadang serius, bahkan saat murka pun juga sangat pas dibawakan aktor yang meninggal pada tahun 2014 itu.


Hal ini membuat karakter Genie di ‘Aladdin’ terus melekat pada Robin Williams, termasuk sekuelnya yang dirilis tahun 1996, ‘Aladdin and the King of Thieves’. Meski tak sesukses film sebelumnya, namun tetap saja suara Williams sangat menonjol dan mudah dikenali.

Sementara beberapa film Aladdin yang diproduksi ulang, ‘Aladin: The Return of Jafar’ (1994), Aladin’ produksi Bollywood (2009), ‘Adventures of Aladdin (Aladin et la Lampe magique) produksi Perancis (2019), serta tentu saja ‘Aladdin’ (2019) dengan aktor tenar Will Smith sebagai Genie, tak mampu mengulang kefenomenalan ‘Aladdin’ –nya Robin Williams. (TON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *