SEMINAR NASIONAL DIGITAL ENTREPRENEURSHIP, KOHATI CABANG MALANG GELAR MILAD KE-57

SIARINDOMEDIA.COM – Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Malang menggelar Seminar Nasional Entrepreneurship dengan tema “Peran Perempuan dalam Akselerasi Ekonomi Nasional Melalui Digital Entrepreneurship”, Minggu (1/10/2023). Seminar ini diadakan dalam rangka Milad ke-57 Kohati.

Acara dimulai dengan doa bersama, laporan ketua pelaksana Annisa Nur yang juga ketua bidang Ekraf-Ekonomi Kreatif Kohati Cabang Malang.

Annisa menyampaikan, acara yang diselenggarakan di Laluna Space tersebut dihadiri oleh Kohati, HMI Cabang Malang, Forhati, Kelompok Cipayung dan simpatisan.

Heni Ratnawati, Ketua Umum Kohati Cabang Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad ke-57 Kohati ini bertujuan untuk mensyukuri perjalanan dan proses Kohati, khususnya Kohati Cabang Malang dalam kepemimpinannya bersama-sama pengurus. Melalui program-program Kohati, mengupgrade kemajuan masing-masing pribadi Kohati dan juga bagi kemajuan organisasi, bangsa dan negara Indonesia tentunya.

Tidak lupa Heni mengucapkan juga selamat Milad Kahmi ke-57, yang memang bersamaan dengan Milad Kohati.

Heni Ratnawati
UPGRADE KEMAMPUAN ANGGOTA. Ketua Umum Kohati Cabang Malang, Heni Ratnawati memberikan sambutan. Foto: Ist/Kohati

Seminar Nasional ini menghadirkan dua narasumber yakni Wakil Ketua Bidang Industri Teknologi dan Pengembangan KADIN Kota Malang, Asadur Rahman Muhammad serta Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Universitas Brawijaya, Ririn Octarina.

Gus Asad panggilan akrabnya, dalam kesempatannya menyampaikan pengalaman dalam berbisnis. Kolaborasi dengan rekan pebisnis untuk mendirikan perusahaan, menghilangkan mental block dan berani mewujudkan mimpi, sampai bagaimana kebijakan cuti melahirkan bagi karyawan perempuan.

Pengusaha muda tersebut juga membagi rahasia kesuksesannya, yaitu sholat sebagai penyerahan diri atas segala urusan kepada Alloh SWT serta memuliakan dua perempuan, yaitu ibu dan istri.

“Membahagiakan ibu dan istri dengan membuatnya tersenyum bahagia, membuat usaha dari suami itu dijamin sukses,” ujarnya.

Selanjutnya, Ririn menyampaikan bahwa seorang perempuan yang memilih berkarir, mampu menjaga life balance dengan keluarga. Apalagi dengan digital entrepreneurship, banyak kesempatan perempuan untuk work from home, berkarier dari rumah. Dukungan suami dan anak-anak sangat penting untuk membuat ibu semangat meniti karier.

“Di Kantor saya memang sebagai pimpinan. Tapi kalau di rumah, saya tetap menjadi seorang istri bagi suami saya dan Ibu bagi anak-anak,” tandasnya.

Seminar Nasional Digital Entrepreneurship Kohati
PELUANG BAGI KAUM PEREMPUAN KEMBANGKAN DIRI. Seminar Nasional Digital Entrepreneurship dalam Rangka Milad Kohati ke-57. Foto: Ist/Kohati

Tidak lupa Ririn juga membagi pengalaman digital entrepreneurship yang bisa dijadikan contoh dari para nasabahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presidium Majelis Daerah Forhati Kota Malang, Emma Budi Sulistiarini memberikan Stadium General dengan memotivasi keberlanjutan Kohati di era digital. Bagaimana kapabilitas dan mindset yang harus dibekalkan pada Kohati.

Dalam era transnational digital entrepreneurship, kemampuan manajerial, strategik, teknis, dan kapabilitas mendunia karena segala menjadi borderless. Kemampuan bahasa asing dan mengenal ragam budaya penting karena para pelaku bisnis dan konsumen bisa multi cultural.

Senada dengan Gus Asad, Emma juga menyampaikan untuk tidak meninggalkan sholat bagi kader Kohati HMI.

“Kohati dan HMI ditengah kesibukan yang padat, jangan meninggalkan sholat, sebagai pilar utama untuk sukses dunia akherat,” tandasnya.

Selain itu Emma juga memaparkan mindset yang harus dimiliki generasi muda utamanya Kohati agar tangguh dalam menghadapi dunia yang telah digitalisasi.

Emma Budi Sulistiarini
KAPABILITAS & MINDSET. Presidium MD Forhati Kota Malang, Emma Budi Sulistiarini memberikan Stadium General. Foto: Ist/Kohati

Acara milad Kohati 57 tahun tersebut dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng oleh Heni Ratnawati, pemberian rangkaian bunga dari Forhati Kota Malang diwakili Yunda Kholifah Hariyani.

Acara dipandu MC Juwanda dan Fahri, moderator seminar yunda Hasna dan semakin meriah dengan pantun spontan dari peserta seminar.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *