KALDU KIKIL MADURA, INTEGRASI PENGEMBANGAN PRODUK INSTAN DAN DIGITAL MARKETING

BY: PROF IMAM SANTOSO

SIARINDOMEDIA.COM – Ragam kuliner khas dari beberapa daerah di Indonesia bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Dengan pengolahan khusus dan pengemasan yang baik dan benar, beraneka masakan siap saji atau instan mampu bertahan dalam waktu yang lebih lama, sekaligus bisa dinikmati di mana saja dan kapan saja. Berbagai suku bangsa di Indonesia melahirkan ragam kuliner yang berbeda-beda. Kekayaan kuliner ini menjadi pendukung semakin beragamnya peluang bisnis di bidang makanan.

Saat ini, beberapa masakan tradisional tidak hanya bisa dinikmati di daerah asalnya, melainkan juga bisa dinikmati di mana saja dan kapan saja. Beberapa pelaku usaha mulai aktif mengembangkan produknya, sehingga bisa disiapkan sendiri oleh konsumen dengan cara yang cepat  dan praktis.

Sebagai contoh, produk gudeg kaleng, masakan tradisional asal Yogyakarta yang kini dikemas dalam kaleng. Hal tersebut memudahkan konsumen gudeg karena tidak perlu jauh-jauh mengunjungi Yogyakarta. Prinsip utama teknologi pengalengan makanan gudeg yaitu menekan sesedikit mungkin terjadinya kontak udara pada tahap pengepakan masakan gudeg ke dalam kaleng.

Sterilisasi gudeg dalam kaleng menggunakan teknologi hampa udara dengan suhu melebihi 121 derajat celcius dengan tekanan 2 atmosfer. Pada kondisi yang demikian, bakteri dekomposer (pengurai) mati. Produk makanan kemasan dalam kaleng tidak hanya untuk gudeg saja, melainkan ada produk tempe, mangut lele dan sayur lombok ijo.

‘Makanku’ merupakan salah satu produk makanan siap saji yang inovatif dan bercita rasa khas Indonesia yang telah mencapai penjualan fantastis selama masa karantina wilayah pada tahun 2020-2021. Produk ‘Makanku’ memiliki umur simpan selama 1 tahun di suhu  ruangan.

Gudeg instan Makanku
SIAP KONSUMSI. Produk gudeg instan ‘Makanku’. Foto: Makanku Official

Salah satu inovasi dari ‘Makanku’ adalah teknologi self-heating sehingga cara penyajiannya tanpa menggunakan listrik atau api.

Produk ‘Makanku’ disajikan dengan kemasan food grade dan tanpa dibekukan (non frozen). Varian produk ‘Makanku’ yang beredar antara lain gulai ikan, gudeg, rendang, ayam balado, dan ayam asam manis.

Beberapa ragam kuliner khas yang dikemas instan diatas, melahirkan inovasi penulis untuk mengembangkan produk kaldu kikil instan khas Madura.

Kaldu kikil adalah masakan khas Sumenep, Madura, yang banyak penggemarnya. Kaldu kikil merupakan sup kacang hijau yang kental dengan potongan kikil. Bentuknya kental seperti bubur sumsum, tetapi warnanya gelap karena terbuat dari kacang hijau yang dimasak hingga betul-betul hancur. Kaldu kikil ini biasanya disajikan dengan potongan lontong serta kroket singkong yang dikukus kemudian di goreng.

Kaldu kikil Madura dengan kacang hijau
BISA DIBUAT INSTAN. Kaldu kikil dengan campuran kacang hijau. Foto: Ist

Kaldu kikil ini sangat mudah ditemui di Pulau Madura, namun sangat sulit ditemui di daerah lain. Oleh karena itu, pengembangan produk kaldu kikil instan ini akan digemari oleh masyarakat Indonesia yang semakin hari menuntut kepraktisan dan kemudahan.

Pengembangan Produk Kaldu Kikil Instan

Produk kaldu kikil instan masih belum ada di Indonesia. Teknik pengolahan produk kikil instan dapat menggunakan pengeringan beku (freeze drying). Prinsip teknologi pengeringan beku ini dimulai dengan proses pembekuan pangan dan dilanjutkan dengan pengeringan, yaitu mengeluarkan/ memisahkan hampir sebagian besar air dalam bahan yang terjadi melalui mekanisme sublimasi.

Proses pengeringan beku memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan proses pengeringan biasa. Keunggulan tersebut seperti tidak terjadinya proses gelatinisasi, karamelisasi dan denaturasi, sehingga bagian pangan yang kering tidak mengalami pembentukan kerak. Dengan demikian, uap air bisa berdifusi dengan baik dari bagian basah ke udara lingkungan, sehingga bisa dihasilkan produk yang kering dengan baik.

Proses pengeringan beku kikil dijelaskan sebagai berikut:

Bahan baku berupa kikil dibersihkan dan dimasak terlebih dahulu, sebelum dikering-bekukan.

Potongan kikil yang sudah di masak, disebar pada pelat/rak, dan siap dimasukkan dalam ruang pembeku (bisa mencapai 400F).

Rak yang berisi produk beku kemudian dimasukkan ke dalam ruang pengering vakum, dimana proses sublimasi es akan terjadi.

Selanjutnya, produk beku kering perlu segera dikemas secara kedap/vakum. Produk beku kering dikemas dengan sistem vakum untuk keperluan memperpanjang masa simpan.

Pengeringan beku
FREEZE DRYING. Proses pengeringan beku untuk produk makanan. Foto: Ist

Ketika akan disajikan/dikonsumsi, produk kikil bisa langsung ditambahkan air (air panas) sesuai dengan kebutuhan. Produk yang telah terdehidrasi mempunyai kualitas inderawi yang mirip dengan produk asalnya.

Produk kaldu kikil instan ini juga dilengkapi dengan bumbu yang dikemas dengan plastik yang berbeda. Penikmat kaldu kikil instan hanya tinggal mencampurkan bumbu pada kikil yang sudah dituang dengan air panas.

Keunggulan Kaldu Kikil Instan Khas Madura

  1. Praktis dan mudah disajikan
  2. Masa simpan produk lebih lama / mampu bertahan 1 tahun
  3. Mudah menjangkau pasar di seluruh Indonesia

Digital Marketing

Perkembangan marketing saat ini terus berkembang seiring dengan canggihnya teknologi dan juga dunia internet. Digital marketing adalah bentuk atau kegiatan dari pemasaran yang menggunakan media digital ataupun internet. Beberapa bentuk tren digital marketing saat ini meliputi e-commerce, artificial intelligence marketing, video marketing, social network, dan konten interaktif.

Mungkin bukan hal yang baru lagi mengenai tren belanja online. Oleh karena itu, semua bisnis saat ini perlu menciptakan platform online agar produk dapat dinikmati oleh pelanggan. Tak hanya untuk menghadapi krisis seperti pandemi, pelanggan lebih meminati e-commerce karena kenyamanan dan akses ke produk yang lebih mudah.

Perkembangan teknologi membuat para pelaku usaha perlu menyesuaikan diri terutama dalam proses pemasaran terutama bagi pelaku usaha baru. Pemasaran melalui digital yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan social media, social chatting, dan penggunaan platform lainnya. Hal tersebut akan memudahkan pelaku usaha untuk dapat menarik dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen.

Sosial Media
DIGITAL MARKETING. Media sosial menjadi salah satu alat promosi yang efektif, murah dan menjangkau semua lapisan masyarakat. Foto: Ist

Media sosial cukup efektif digunakan dalam menginformasikan seluruh produk dan berinteraksi langsung dengan konsumen. Media sosial yang sering digunakan antara lain facebook, Instagram, dan youtube. Adapun social chatting yang sering digunakan oleh para pelaku usaha adalah Whatsapp, line, dan telegram yang sering digunakan oleh konsumen. Kelebihan penggunaan social chatting adalah mudah digunakan, pelaku usaha dapat membuat grup khusus dan mengirimkan katalog produk untuk pelanggan.

Selain itu, pelaku usaha juga bisa berkolaborasi dengan marketplace di seluruh Indonesia seperti Shopee dan Tokopedia. Platform lainnya yang saat ini marak digunakan yaitu melalui kolaborasi dengan aplikasi ojek online seperti Gofood, GrabFood, dan Shopee Food.

* Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP

Prof Imam Santosoadalah Guru besar Ilmu Sistem dan Manajemen Industri, Program Studi Teknik Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya. Menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Universitas Brawijaya dan S3 Teknologi Industri Pertanian di IPB. Saat ini menjabat sebagai ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (2019-sekarang), aktif dalam pengurus APTA (Asosiasi Profesi Teknologi Agroindustri) dan AGRIN (Asosiasi Agroindustri Indonesia).

Pengalaman manajerial yang lengkap, ditunjukkan dengan juga pernah sebagai Sekretaris KPRI UB (2011-2013), Ketua KPRI selama 2 periode (2014-2016 dan 2017-2019) dan Pengalaman dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan antara lain menjadi pengurus Masjid Raden Patah, UB dan sebagai Direktur BAZIS UB. Memiliki banyak pengalaman sebagai peneliti dan konsultan berbagai penelitian dan pengabdian masyarakat, pendidikan dan pelatihan kerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah dalam pengembangan UMKM agroindustri, dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dalam rangka pengentasan kemiskinan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *