SIARINDOMEDIA.COM – Pardiman, Ketua Pelaksana Festival Merjosarian 2023 menilai bahwa para pemuda khususnya yang masuk dalam keanggotaan Karang Taruna harus berani berinovasi dan menyalurkan ide-ide kreatifnya.
“Untuk para pemuda, sudah sebenarnya kita ini dalam tanda kutip karang taruna ya, untuk berani berinovasi, berani beride, berkreativitas bagaimana dia bisa mengembangkan dirinya, mengeksplorasi dirinya untuk hal-hal yang lebih produktif lagi,” kata Pardiman.
“Tidak hanya, kalau mungkin kalau ada kegiatan seperti ini tidak hanya ngurusi, mohon maaf, ngurusi parkir begitu. Tapi bagaimana bisa mengambil peran yang lebih luas, bisa mengambil peran yang lebih inti lagi. Karena sebenarnya kuncinya ada di situ. Ada di para pemuda itu,” sambungnya.
Ketua Pelaksana Festival Merjosarian 2023 menilai bahwa para pemuda khususnya yang masuk dalam keanggotaan Karang Taruna harus berani berinovasi dan menyalurkan ide-ide kreatifnya. pic.twitter.com/4sFIqXtrFO
— Siarindo Media (@SiarIndoMedia) July 24, 2023
Lebih lanjut, Ketua Program Studi Magister Managemen Unisma tersebut memaparkan, bahwa harapan ke depan agar para pemuda dapat menjadi kunci atau role model dalam menginisiasi sebuah agenda di lingkup terkecil sebuah wilayah, lebih-lebih di Indonesia.
“Jadi pemuda sebagai leading masing-masing kegiatan. Kalau masalah parkir ya sudahlah biar diurusi yang membidangi itu,” tegas Pardiman.

Di sisi lain, Festival Merjosarian adalah event yang mewadahi semua potensi budaya dan kearifan lokal warga kelurahan Merjosari Kota Malang. Agenda ini digelar mulai tanggal 7 Juni-26 Juli 2023 di seluruh wilayah kelurahan Merjosari.
Ada banyak ragam kebudayaan yang masuk dalam rangkaian acara ini, beber klosos, barikan, bantengan, pencak silat, burdah, rebana, gerak jalan kreatif hingga ziarah makam leluhur.












