THREADS, TANTANGAN BARU BAGI PELAKU SOSIAL MEDIA MARKETING

SIARINDOMEDIA.COM – Meta meluncurkan platform media sosial baru bernama Threads Kamis, (6/7/2023), pekan lalu. Threads merupakan media sosial berbasis teks yang memiliki banyak kemiripan dengan Twitter. Hanya dalam 24 jam pertama peluncurannya, Threads terhitung telah mencapai angka 50 juta pengguna.

Hal tersebut didukung oleh proses sign up Threads yang lebih mudah karena terkoneksi langsung dengan akun Instagram. Sehingga, pengguna baru tidak perlu banyak melakukan pengaturan jika ingin menggunakan media sosial tersebut.

Threads tentunya menjadi sebuah tantangan sendiri bagi para pelaku sosial media marketing, terutama yang sudah aktif di Instagram. Pasalnya, Threads yang berbasis teks amatlah berbeda dengan Instagram yang berbasis gambar dan video.

Bertambahnya platform media sosial seperti Threads memang menjadi tantangan bagi pelaku sosial media marketing.

Meski demikian, menurut Novia Intan Hikmawati, Social Media Specialist Niagahoster, yang terpenting adalah tetap harus memahami target audiens dari bisnis, produk, atau jasa yang ditawarkan.

“Potensi media sosial itu sangat besar. Tapi dengan banyaknya platform media sosial, kita harus tahu dan paham betul target audiens kita siapa dan platform apa yang paling sering mereka gunakan,” ujarnya.

Misalnya jika target audiensnya adalah orang-orang yang lebih tertarik dengan gambar dan video, maka memaksimalkan Instagram harus menjadi prioritas.

Untuk memahami target audiens, pebisnis atau pelaku social media marketing harus banyak melakukan riset terhadap audiens dan marketnya. Akan terjadi trial dan error karena media sosial yang berubah-ubah, namun hasilnya akan membantu bisnis menerapkan strategi yang efektif dan efisien.

Sebelum menutup, Intan menguraikan, media sosial merupakan platform yang dinamis, sehingga business owner harus mengikuti tren yang sedang berlangsung. Maksimalkan fitur dari media sosial dan buat konten-konten organik karena konten organik adalah investasi.

Kalau ada budget, bisa memanfaatkan ads untuk memaksimalkan exposure. Tapi yang penting adalah tetap menggunakan website, karena media sosial hanyalah penunjang.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *