UNIVERSITAS NEGERI MALANG KINI MILIKI LAB ALAM DI PACET MOJOKERTO

SIARINDOMEDIA.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) bersama pemerintah Desa Padusan Pacet Mojokerto meresmikan Laboratorium Alam. Laboratorium ini mengadopsi konsep sebagai ruang penelitian dan pengembangan keilmuan yang memanfaatkan kekayaan alam.

Kepala Pusat Ekonomi, Humaniora, dan Pariwisata LPPM UM, Dr Grace Tjandra Leksana SPsi MA menjelaskan pihaknya telah bekerja sama dengan desa ini mulai 2021. Dia berharap Lab alam ini dapat mendorong para akademisi maupun praktisi dari berbagai disiplin ilmu untuk melakukan penelitian dan pengembangan keilmuan.

“Kedepan, Laboratorium Alam akan menjadi sarana edukasi dalam bentuk taman edukasi atau EduPark UM-Padusan berbasis lingkungan, sosial, dan budaya,” jelasnya.

Desa Padusan terletak di kaki Gunung Welirang yang memiliki potensi alam yang salah satunya berupa sumber air panas yang menjadi ikon pariwisata desa tersebut. Juga ada Bukit Krapyak dan Puthuk Puyang yang mempunyai potensi keragaman flora dan fauna di dalamnya.

Selain itu, Desa Padusan juga memiliki beragam kekayaan budaya dan sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Beberapa diantaranya situs Majapahit, situs masa kolonial seperti Badhotel Padusan, waduk, dan villa masa kolonial. Termasuk juga terdapat Goa Jepang, dan Monumen Perjuangan Kapten Soemadi.

Desa Padusan juga memiliki potensi kuliner lokal seperti beragam olahan buah bit, olahan labu kuning, ketela ungu, serta minuman khas badheg. Seluruh keragaman inilah yang mendorong pembuatan Laboratorium Alam di Desa Padusan.

Lab Alam sarana edukasi
SARANA EDUKASI. Wakil Rektor III UM Dr. Ahmad Munjin Nasih, M.Ag., dan Kepala Desa Padusan Hj. Iriani Mualifah saat meninjau Laboratorium Alam EduPark Padusan. Foto: Ist/Humas UM

Sementara itu, WR III UM bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi, Dr Ahmad Munjin Nasih MAg menuturkan laboratorium alam bagian penting bagi proses pendidikan. Lantaran dosen dan mahasiswa pasti memerlukan laboratorium untuk pengembangan keilmuannya.

“Nah lab alam ini bisa dimanfaatkan bagi Prodi geografi, biologi, sejarah dan lainnya,” tuturnya.

Dosen Departeman Sastra Arab FS UM ini juga mengharapkan adanya konsep ekonomi kreatif yang semakin berkembang di Desa Padusan. Hingga nanti menjadi destinasi pembelajaran bagi siswa dan mahasiswa, serta dosen yang memerlukan pembelajaran berkonsep alam.

Pengelolaan Laboratorium Alam ini nantinya akan dilakukan secara kolaboratif antara Desa Padusan dengan LPPM UM. Dengan peluncuran ini, maka Desa Padusan akan menjadi laboratorium alam pertama di Kabupaten Mojokerto yang digagas bersama dengan UM.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *