MAHASISWA UNIVERSITAS GANESHA BALI GALI ILMU KEBHINNEKAAN DI DPRD KOTA MALANG

SIARINDOMEDIA.COM – Mahasiswa Universitas Ganesha Bali begitu kagum dengan nilai kebhinekaan yang ada di DPRD Kota Malang. Mereka pun rela jauh-jauh datang dari pulau Dewata untuk menggali ilmu di gedung Dewan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof Dr I Wayan Kertih MPd, Guru Besar Universitas Ganesha Buleleng Bali. Menurutnya, nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dapat diambil di Kota Malang. Pasalnya anggota DPRD Kota Malang terdiri dari berbagai suku maupun agama, bahkan ketuanya berasal dari daerah lain.

“Kami bangga, minoritas di sini bisa menjadi pimpinan Dewan. Padahal ditengah mayoritas umat muslim,” ungkap Prof Wayan, Rabu (5/7/2023).

Dalam kunjungan ini, hadir langsung 76 mahasiswa Universitas Ganesha Prodi PPKn, beserta enam dosen pendamping. Prof Wayan sendiri sebagai Ketua dosen pendamping mengakui Kota Buleleng belum bisa mencapai Kota Pendidikan seperti Malang.

Maka melalui kunjungan ini diharapkan Ganesha sebagai Perguruan Tinggi dapat mengambil ilmu Kebhinekaan yang begitu kental terasa di Kota Malang.

Prof Wayan mengatakan, konsep kebersamaan kebangsaan ini yang pantas digali. Nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UU 45 dia akui semuanya ada di DPRD Kota Malang.

“Nilai-nilai tersebut tentunya tak ditemukan di tempat lain,” tandasnya.

Dalam acara audiensi DPRD Kota Malang bersama mahasiswa Ganesha Bali, ditemui langsung Wakil Ketua II Dewan, H Asmualik ST. Dia menuturkan tentang solidnya anggota DPRD Kota Malang dalam memutuskan hasil rapat.

“Kami komitmen menghindari voting. Tetapi mengedepankan musyawarah untuk mengambil keputusan bersama,” ungkap Asmualik.

Mahasiswa Universitas Ganesha Bali di DPRD Kota Malang
BERAGAM SUKU & AGAMA. Wakil Ketua II DPRD Kota Malang H Asmualik (kanan) saat menggelar audiensi dengan 76 mahasiswa Universitas Ganesha Buleleng Bali. Foto: Dedik Achmad

Dia mengakui keberagaman pemikiran dan suara dari masing partai di Dewan tetap diakomodir. Namun dengan semangat kebersamaan, semua ego individu maupun partai dapat dipersatukan.

Hampir semua anggota Dewan yang berasal dari daerah lain pernah mengenyam pendidikan di Kota Malang. Contohnya seperti Ketua DPRD yang pernah kuliah di Malang. Demikian pula dengan beberapa Ketua Komisi yang berasal dari Madura maupun Medan.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *