SIARINDOMEDIA.COM – Batalnya drawing babak kualifikasi Piala Dunia U-20 yang bisa berbuntut pada pencoretan Indonesia sebagai tuan rumah, segera direspon beberapa negara yang menyatakan siap mengambil alih menjadi host event terakbar kedua FIFA tersebut. Dua di antaranya adalah Argentina dan Qatar.
Kabar mengenai kesiapan Argentina menjadi host Piala Dunia U-20 itu diungkapkan Gastón Edul, seorang jurnalis TyC Sports melalui akun Twitternya. Jurnalis ternama Argentina itu menciutkan federasi sepak bola negaranya (AFA) bisa memanfaatkan momen ketidakpastian penyelenggaraan Piala Dunia U-20 dengan menawarkan diri menjadi tuan rumah menggantikan Indonesia.
“Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia dan harus dimainkan pada bulan Mei. Untuk alasan non-sepak bola (politik), pengundian ditunda. Jika tidak bisa dilakukan di Indonesia, AFA telah menominasikan Argentina sebagai tempat yang memungkinkan (menjadi host, red),” cuitnya.
El Mundial sub 20 tiene como sede a Indonesia y se tiene que jugar en mayo. Por cuestiones extrafutbolísticas (políticas) se pospuso el sorteo.
En caso de que no pueda hacerse en Indonesia, AFA postuló a Argentina como posible sede.
FIFA todavía no cambió la sede y por ahora se…— Gastón Edul (@gastonedul) March 26, 2023
Sebagai informasi, Argentina gagal lolos ke Piala Dunia U-20 setelah di laga menentukan takluk 0-1 melawan Kolombia. Hasil ini tentu saja mengejutkan mengingat timnas senior Negeri Tango itu baru saja memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selain Argentina, Qatar juga bisa menjadi alternatif seandainya FIFA memutuskan untuk memindah perhelatan Piala Dunia U-20 ke negara lain. Suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia 2022, membuat Qatar dipandang sangat siap. Apalagi sarana penunjang seperti stadion, akomodasi tim dan fans, serta trasportasi, juga dinilai sangat layak.
Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia yang sudah dipersiapkan sejak 4 tahun silam, mendadak menjadi tidak pasti menyusul dibatalkannya drawing babak kualifikasi grup akhir pekan kemarin. Disinyalir FIFA membatalkan drawing tersebut karena banyaknya penolakan Timnas Israel U-20 bermain di tanah air.

Ironisnya, penolakan tidak hanya datang dari ormas, tetapi juga dari Gubernur Bali dan Jawa Tengah, dua provinsi yang stadionnya dipakai untuk hajatan Piala Dunia U-20. Padahal dua kepala daerah tersebut sudah menandatangani Government Guarantee untuk menjadi salah satu tempat penyelenggaraan, termasuk di dalamnya drawing Piala Dunia U-20.
Piala Dunia U-20 sendiri merupakan event reguler FIFA. Untuk tahun ini, event tersebut bakal digelar 20 Mei hingga 11 Juni 2023 di 6 stadion, yakni Gelora Bung Karno (Jakarta), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali).












