SIARINDOMEDIA.COM – Qonita Melani Putri, mahasiswi Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang. Dia menjadi salah satu peserta dalam program Internship Internasional di King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT), Thailand.
Kegiatan ini merupakan program tahunan hasil kerjasama Fakultas Saintek UIN Malang dengan School of Bioresources Technology (SBT), fakultas riset di bawah KMUTT. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan sumber daya hayati.
Program ini terbuka bagi seluruh mahasiswi dan mahasiswa Saintek semester enam ke atas yang berminat mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) internasional. Durasi pelaksanaannya 30 hari, terhitung sejak 7 Juli hingga 7 Agustus 2025. Namun, peserta juga diberikan opsi untuk memperpanjang masa PKL hingga 60 hari, dan hasilnya dapat dikonversi sebagai nilai PKL sekaligus penelitian skripsi.
“Awalnya saya nggak kepikiran ikut program ini. Rencana awal mau PKL di dekat rumah, tapi ternyata tempatnya tidak terakui. Akhirnya coba daftar program Saintek ini, iseng aja. Eh ternyata lolos, dan ternyata bermanfaat banget buat tugas akhir saya,” cerita Qonita.
Selama internship, setiap peserta mendapatkan dosen pembimbing dari pihak KMUTT dan dibimbing pula oleh tiebody. Para mahasiswa KMUTT dari jurusan yang sama yang mendampingi selama di laboratorium. Qonita sendiri melaksanakan riset sesuai bidangnya dengan dukungan penuh fasilitas kampus mitra.
Fasilitas Lengkap dan Seleksi Ketat

Kegiatan dilaksanakan di kampus Bang Khun Thian, salah satu cabang KMUTT yang terletak di kawasan pesisir Bangkok. Untuk mobilitas harian, tersedia fasilitas bus antar jemput dari kampus utama KMUTT ke lokasi riset. Meski tersedia asrama, fasilitas tersebut dikhususkan bagi mahasiswa tetap KMUTT. Oleh karena itu, Qonita dan beberapa peserta lainnya tinggal di kos-kosan sekitar kampus utama yang berdasarkan rekomendasi alumni Saintek UIN yang kini melanjutkan studi S2 di KMUTT.
Untuk mengikuti program ini, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti transkrip nilai, curriculum vitae (CV), surat rekomendasi dari kaprodi, surat izin orang tua, serta paspor. Seleksi dilakukan melalui wawancara internal oleh pihak Fakultas Saintek UIN Malang. Setelah dinyatakan lolos, peserta langsung diberangkatkan ke Thailand tanpa seleksi tambahan dari KMUTT.
Program PKL internasional ini tidak hanya membuka peluang riset luar negeri, tetapi juga memperkuat pengalaman akademik dan keterampilan profesional mahasiswa. Dengan fasilitas laboratorium yang lengkap dan pembimbingan intensif, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk mempersiapkan tugas akhir dalam lingkungan riset internasional yang kompetitif.













