SIARINDOMEDIA.com – Dunia kuliner tanah air kembali dibuat panas. Kali ini bukan lagi bika ambon atau lapis legit, tapi donat. Donat Pinkan Mambo menjadi perbincangan panas di dunia kuliner. Para food vloger ramai mereview donat ini baik dari tekstur dan packaging.
Donat yang sempat ramai dibicarakan karena embel-embel nama Pinkan Mambo ini sebenarnya hadir dengan harapan besar. Banyak yang penasaran, apakah sensasi diva Indonesia ini bisa diterjemahkan dalam bentuk donat yang menggoda selera?
Namun ulasan jujur dari Nanakoot dan beberapa reviewer lain justru mengungkap fakta mengejutkan.
Kemasan donat ini dinilai terlalu sederhana. Alih-alih boks cantik yang bisa dibanggakan di media sosial, donat-donat tersebut dikirim menggunakan kotak kardus biasa, tanpa desain khusus ataupun sentuhan eksklusif. Hal ini sontak menjadi bahan perbincangan warganet.
Kemudian, dari segi rasa dan tekstur, ekspektasi tinggi kembali diuji. Tekstur donatnya disebut lebih mirip roti goreng daripada donat pada umumnya, dengan bagian dalam yang cukup padat dan agak berminyak. Tidak ada sensasi fluffy atau lembut seperti donat premium yang sering dijual di pasaran.
Untuk topping, variasinya tergolong standar seperti cokelat meleleh, gula halus, nutella, abon, dan glaze. Tidak ada sentuhan unik atau racikan rasa yang benar-benar baru.
Ulasan dari Nanakoot
“Bukannya mau julid ya, tapi ini tuh 200 ribu aku beli. Cuma ini memang kotaknya not representable gitu loh,” ujar Nanakoot dalam video review-nya di Instagram yang ditonton sebanyak 4 juta lebih.
Meski demikian, donat ini tetap memiliki pasar tersendiri, terutama di kalangan penggemar Pinkan Mambo yang ingin mencoba produk dari sang idola. Beberapa pelanggan tetap memberikan apresiasi atas upaya sang artis terjun ke dunia bisnis kuliner, meski berharap akan ada perbaikan ke depan.
Donat Pinkan Mambo saat ini tengah jadi sorotan bukan karena kelezatannya, tapi karena ekspektasi yang terlalu tinggi dan realita yang mengejutkan.
Hal ini diharapkan bukan hanya awal dari perjalanannya dalam dunia perdonatan. Akan tetapi dapat menjadi pelajaran untuk selebriti lain agar lebih matang sebelum meluncurkan produk makanan.














