SIARINDOMEDIA – Episode kelima Clash of Champion (CoC) Season 2, sebanyak 52 mahasiswa dari universitas terbaik menuju ke babak berikutnya.
Mereka dihadirkan tantangan baru bernama “Multiverse Combat”. Pada Multiverse combat, peserta di uji numeric logic, memory, spatial dan arithmetic. Sebanyak 52 peserta melaju ke babak ini dan dibagi dalam empat tantangan berbeda.
Masing-masing tantangan akan dimainkan 13 orang peserta. Sebanyak tiga peserta terbawah yang gagal pada setiap tantangan akan berakhir tereliminasi.
Pada babak pertama yang dimainkan adalah numeric logic, dimana peserta harus menyelesaikan cryptarithm berantai dalam waktu secepat mungkin. Para peserta akan menyebutkan jawaban soal-soal tersebut secara bergantian setelah menekan bel.
Joshua dari University Oxford berhasil lolos menduduki peringkat pertama dan menjadi peserta pertama yang berhasil menyelesaikan tantangan tersebut.
Ia memuncaki leaderboard diikuti Nabiel dari Universitas Indonesia (UI) dan Vannes dari Nanyang Technological University (NTU).

“Yes! akhirnya aku menjadi peserta pertama yang lolos untuk game ini,” ungkap Joshua di kanal Youtube Ruangguru.
Joshua menjelaskan bahwa ia menggunakan teknik bounding pada soal cryptarithm, yakni teknik menentukan batas atas atau batas bawah untuk menyelesaikan soal tersebut.
Namun tidak semua peserta berhasil menaklukkan tantangan ini. Tiga peserta tereliminasi dari numeric logic yaitu Gilbert Satya dari National University of Singapore (NUS), Ben Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Nicholas dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Mereka gagal menyelesaikan soal hingga sepuluh orang peserta dengan peringkat teratas terisi.
Multiverse Combat menjadi tantangan krusial yang menunjukkan ketajaman berpikir logis dan strategi cepat para peserta.
Tidak hanya menguji kemampuan kognitif dalam menyelesaikan soal dan tekanan dari waktu, namun juga menuntut peserta untuk tetap tenang dan fokus dalam menghadapi soal-soal yang disediakan.












