SIARINDOMEDIA.COM – Pengalihan arus lalu lintas di kawasan sekitar Pasar Splendid, Kota Malang, pada Rabu (14/5/25), berdampak cukup besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Sejumlah pelaku usaha di sekitar lokasi, mengeluhkan menurunnya jumlah pengunjung setelah adanya perubahan jalur lalu lintas menjadi satu arah.
Kondisi ini paling dirasakan oleh para pedagang dan tukang becak yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pasar.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, menerapkan rekayasa lalu lintas tersebut dengan mengubah Jalan Kahuripan menjadi jalur satu arah sepenuhnya menuju Alun-Alun Tugu.

Dampaknya, kendaraan dari arah Jalan Kahuripan tidak bisa langsung menuju Pasar Splendid. Pengendara yang ingin ke Pasar Splendid harus memutar terlebih dahulu. Melalui bundaran Alun-Alun Tugu, lalu melewati Jalan Majapahit, dan berbelok ke Jalan Tumapel.
Adanya pengalihan tersebut membuat jalan yang biasanya ramai dilalui pembeli, kini terlihat lengang karena sebagian pengendara tidak mengetahui perubahan arus tersebut.
Dampak pengalihan lalu lintas terhadap pelaku usaha
Maryam, seorang pedagang bunga yang sudah lama berjualan di kawasan tersebut, mengatakan bahwa pengunjung menjadi lebih sedikit sejak perubahan arus diterapkan.
“Agak sepi mbak, soale jalannya ya diganti, nanti kalau lama-lama orang sudah tau ya rame,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Hal senada diungkapkan oleh Rohman, seorang tukang becak yang biasa berada di kawasan tersebut. Dia menyebutkan sejak pengalihan arus, kondisi pasar jauh lebih sepi dibanding biasanya.
“Hari-hari sekarang sepi mbak, soalnya jalannya orang-orang beli itu kan, nggak bisa dari sana ke utara nggak bisa, harus satu jalur,” ungkapnya.
Rohman menambahkan, Pasar Hewan dan Pasar Bunga biasanya hanya ramai saat akhir pekan, terutama hari Sabtu dan Minggu. Menurutnya, hal itu karena kebanyakan masyarakat hanya memiliki waktu luang saat hari libur.
“Kalau keadaan hari-hari biasa itu memang sepi mbak, di sini sabtunya rame, minggu sama sabtu, dua hari itu saja, karena kebanyakan orang libur,” imbuhnya.
Para pelaku usaha berharap semoga kedepannya, kawasan tersebut akan semakin ramai dan masyarakat kembali memadati Pasar Splendid seperti sebelumnya.














