SIARINDOMEDIA.COM – Sebagai salah satu ikon Kota Malang, Kayutangan selalu ramai dikunjungi baik oleh warga lokal, maupun wisatawan luar. Di balik kenyamanan pengunjung dalam menikmati suasana, terdapat peran juru parkir yang setia menjaga kendaraan dan merapikannya. Hal ini memberikan rasa aman kepada mereka.
Menjelajahi area Kayutangan menjadi menyenangkan, tanpa rasa khawatir akan mengalami pencurian kendaraan, atau helm. Kewaspadaan para pengunjung berkurang, karena kepercayaan mereka kepada para juru parkir.
Pengunjung Tak Lagi Khawatir Dengan Kendaraan Mereka Dengan Hadirnya Juru Parkir
Sera, salah satu pengunjung, mengungkapkan bahwa padatnya kawasan ini sering kali membuatnya khawatir dan merasa takut terhadap kemungkinan pencurian motor. Namun, kekhawatiran itu berkurang dengan kehadiran juru parkir yang aktif menjaga.
“Cukup susah ya kalo cari parkir di sekitar sini, bahkan kadang harus sampe muter beberapa kali baru dapet, apalagi malem tuh. Tapi ya nggak khawatir sih, karena emang ada tukang parkir yang jagain kendaraan, terus mereka juga tanggap,” ungkapnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh Naomi, sebagai karyawan di salah satu ruko di area tersebut. Baginya, juru parkir memegang peran penting di area publik seperti ini. Karena memang maraknya pencurian, sering kali membuat khawatir para pengunjung.
“Seneng sih, setiap kali ada yang mau cari parkir, itu mereka langsung kasih tempat. Terus juga nanti bakal dirapiin, biar nggak ganggu lalu lintas. Suka ngeri ya kalo ada pencurian gitu, jangan sampe ada deh,” jelasnya.

Ada pun peraturan yang menetapkan bahwa area parkir hanya boleh di sebelah kiri jalan, sedangkan untuk sebelah kanan, hanya diperbolehkan di beberapa lengkungan saja. Hal itu ditetapkan untuk menjaga kenyamanan, dan menghindari adanya kemacetan lalu lintas.
“Terus yang sekarang parkir itu, yang sebelah kiri. Yang sebelah kanan ndak boleh, yang boleh cuma di cekungan aja,” ungkap Rudi, salah satu juru parkir.
Peran juru parkir sangatlah penting, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terhindar dari berbagai upaya pencurian. Tanpa adanya mereka, pengalaman berbelanja dan menikmati suasana di sekitar Kayutangan menjadi kurang nyaman.













