SIARINDOMEDIA.COM – Aktivitas jual beli di Pasar Besar Malang terpantau lengang pada hari Jumat. Hal tersebut terlihat dari beberapa pedagang yang lebih santai, berbeda dengan hari lainnya yang lebih sibuk setelah pengunjung memadati area pasar.
Dibandingkan hari-hari lainnya, jumlah pengunjung dan pembeli yang datang ke pasar tradisional ini mengalami penurunan.

Hal ini diakui oleh Bapak Hadi (69), salah satu pedagang minuman yang telah puluhan tahun berjualan di Pasar Besar Malang.
Dia berpendapat bahwa kondisi pasar yang sepi saat hari Jumat memang menjadi hal yang lumrah. Kondisi seperti ini sudah sering terjadi, karena menurutnya, hari tersebut terhitung pendek.
“Kalau hari Jumat memang sepi. Kan memang harinya pendek,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, bahwa terdapat jam operasional yang lebih singkat, karena terjeda salat Jumat.
“Kebanyakan pedagang udah paham pola ini, jadi mereka ngurangin stok dagangan tiap hari Jumat. Ada juga yang milih buka lapak lebih pagi atau nutup lebih cepat dari biasanya,” jelasnya.
Sebagian besar pedagang sudah menyadari pola tersebut dan menyesuaikan jumlah stok barang dagangannya setiap Jumat. Bahkan, ada yang memilih untuk membuka lapak lebih pagi, atau menutup kiosnya lebih awal dari biasanya.
Hari Jumat memang cenderung lebih sepi di Pasar Besar Malang. Namun, suasana mulai berubah saat akhir pekan tiba.
Pada hari Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung kembali melonjak, bahkan terkadang mengalami kenaikan jumlah yang signifikan. Hal ini membawa harapan baru bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan mereka setelah hari yang relatif sepi.














