SIARINDOMEDIA.COM – Aktivitas lantai 1 Pasar Besar Malang sudah sibuk sejak pagi karena dipenuhi pedagang sayur, suasana berbeda justru terlihat di lantai 2, yang baru mulai ramai menjelang siang hari.
Menurut Feni (40), salah seorang pedagang sayur di lantai satu pasar, lantai dua cenderung masih sepi di pagi hari.
“Berbeda dengan lantai satu itu bagian sayur dan sudah buka sejak pagi, sementara bagian lantai dua itu kalau jam 06.00 gini masih sepi karena penjualnya pada buka nanti jam 09.00,” ujarnya.

Lantai dua Pasar Besar Malang dikenal sebagai pusat berjualan berbagai barang non-segar, seperti pakaian, sepatu, tas, aksesori, hingga peralatan rumah tangga.
Aktivitas di lantai ini biasanya baru mulai terlihat hidup sekitar pukul 09.00 WIB. Para pedagang membuka kios secara bertahap, dan pengunjung mulai berdatangan, terutama saat menjelang siang hingga sore hari.
Perbedaan jam operasional ini mencerminkan karakteristik dari jenis dagangan yang ditawarkan. Pedagang sayur harus mulai lebih awal untuk menjaga kesegaran produk mereka, dan melayani pembeli yang ingin berbelanja sebelum beraktivitas.
Sebaliknya, pedagang di lantai dua memiliki waktu persiapan lebih lama dan menyesuaikan jam buka dengan pola belanja masyarakat.
Meskipun berbeda jam operasional, kedua lantai tetap menjadi bagian penting dari denyut ekonomi di Pasar Besar Malang.
Menyediakan Berbagai Kebutuhan Pengunjung
Banyak pengunjung yang sengaja datang pagi-pagi untuk membeli bahan makanan di lantai satu, kemudian naik ke lantai dua untuk lanjut belanja keperluan lain, atau sekadar melihat-lihat. Salah satunya Yuli (33), selaku warga Malang yang sering berkunjung ke Pasar Besar.
“Saya biasanya beli sayur dulu di bawah, baru naik ke atas lihat-lihat baju atau barang lain. Tapi ya itu, baru ramai kalau sudah agak siang,” pungkasnya.
Pernyataan salah seorang pembeli itu menggambarkan kebiasaan umum para pengunjung pasar yang memanfaatkan waktu belanja secara bertahap.
Hal ini sekaligus menjelaskan, mengapa aktivitas di lantai dua baru tampak hidup setelah pukul 09.00 WIB. Karena pengunjung lebih santai dalam berbelanja barang-barang non-segar, dan cenderung meluangkan waktu lebih banyak untuk memilih produk seperti pakaian, atau kebutuhan rumah tangga lainnya.
Pasar Besar Malang masih menjadi salah satu pusat perbelanjaan tradisional yang diminati warga. Perbedaan ritme aktivitas di tiap lantai justru memberi warna tersendiri bagi para pengunjung yang datang untuk memenuhi berbagai kebutuhan mereka.














