SIAP RAMAIKAN LAYAR LEBAR, BERIKUT REKOMENDASI 4 FILM INDONESIA YANG AKAN TAYANG DI BULAN MEI 2025

SIARINDOMEDIA.COM – Bulan Mei 2025 menjadi momen menarik bagi industri perfilman Indonesia. Sejumlah film lokal dijadwalkan tayang di bioskop, membawa ragam cerita yang menyentuh, menghibur, hingga mencekam. Dari drama keluarga, komedi, hingga horor supranatural.

Karya-karya sineas Tanah Air semakin menunjukkan kualitas yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Berikut empat film Indonesia yang tayang di bioskop sepanjang bulan Mei:

1. Waktu Maghrib 2 – Tayang 28 Mei 2025

Film bergenre horor ini melanjutkan kisah mencekam dari film pertamanya yang sempat viral. Cerita kembali berpusat pada kejadian misterius yang berlangsung menjelang waktu maghrib. Ketegangan dibangun melalui kehadiran desa yang angker dan kepercayaan masyarakat terhadap makhluk gaib.

2. Tabayyun – Tayang 8 Mei 2025

Film ini mengisahkan perjuangan Zalina, seorang ibu tunggal yang dihantui masa lalu dan menjadi bahan gosip akibat ketidakjelasan sosok ayah dari anaknya.

Kedatangan Tokoh Arlo membuat kejadian semakin rumit, Zalina berusaha menolak perasaannya dan hanya fokus membesarkan Arka anak laki-lakinya. Mengangkat tema drama religi, film ini menekankan pentingnya tabayyun—sikap berhati-hati dan bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi.

FILM GENRE DRAMA. Film Mungkin Kita Perlu Waktu dan Cocote Tonggo akan tayang 15 Mei 2025. Foto: @Instagram bima.azriel dan cocotetonggo

3. Mungkin Kita Perlu Waktu – Tayang 15 Mei 2025

Film Mungkin Kita Perlu Waktu, yang dijadwalkan tayang pada 15 Mei 2025, mengangkat kisah rumit antara seorang ibu dan anak karena luka masa lalu. Disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja, film ini menyajikan drama emosional tentang usaha saling memaafkan dan membangun kembali hubungan yang telah retak.

4. Cocote Tonggo – Tayang 15 Mei 2025

Film bergenre komedi berjudul Cocote Tonggo akan mulai tayang di bioskop pada 15 Mei 2025. Film ini menjadi salah satu karya yang dinantikan karena menawarkan cerita unik yang dibalut kritik sosial dengan cara jenaka.

Cocote Tonggo, yang dalam bahasa Jawa berarti omongan tetangga, mengangkat kisah pasangan suami istri yang menjadi sasaran gunjingan warga sekitar. Keduanya dikenal sebagai penjual jamu khusus kesuburan, namun justru belum juga dikaruniai anak. Situasi tersebut menjadi bahan perbincangan para tetangga dan memunculkan tekanan sosial.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *