SIARINDOMEDIA.COM – Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan salah satu destinasi wisata sekaligus pusat konservasi gajah yang terkenal di Indonesia. Berlokasi di Kabupaten Lampung Timur, taman nasional ini menjadi tempat perlindungan bagi satwa liar, terutama gajah sumatera yang kini terancam punah.
Way Kambas tidak hanya menawarkan keindahan alam yang asri, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan penelitian bagi para pencinta satwa.
Selain gajah sumatera, taman ini juga menjadi habitat bagi harimau sumatera, badak sumatera, tapir, serta berbagai jenis burung dan reptil. Dengan ekosistem hutan hujan tropis yang masih terjaga, Way Kambas menjadi tempat yang ideal untuk perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Salah satu daya tarik utama dari Way Kambas adalah Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang berperan dalam melatih dan merawat gajah sumatera.
Di tempat ini, wisatawan dapat melihat langsung bagaimana gajah-gajah dirawat, dilatih, serta dilibatkan dalam berbagai aktivitas konservasi. Program ini bertujuan untuk menjaga populasi gajah sumatera sekaligus mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar.

Selain sebagai tempat konservasi, Way Kambas juga menawarkan berbagai aktivitas wisata yang menarik, wisatawan juga bisa berinteraksi langsung dengan gajah, seperti memberi makan dan berfoto bersama.
“Baru pertama kali kesini udah dibuat jatuh cinta dengan kelakuan gajahnya yang lucu-lucu. Ternyata ga seserem itu, pokoknya bersyukur tinggal di Lampung deh,” ucap April salah satu pengunjung.
Meskipun memiliki banyak daya tarik, Way Kambas juga menghadapi tantangan besar dalam upaya konservasi. Perburuan liar, perambahan hutan, serta konflik antara manusia dan gajah menjadi ancaman utama bagi kelestarian satwa di taman nasional ini.
Daya Tarik
Untuk sampai di Way Kambas, wisatawan dapat menempuh perjalanan sekitar dua hingga tiga jam dari Kota Bandar Lampung menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Sebelum memasuki area dalam pengunjung akan disambut oleh monyet yang ada dipinggiran jalan.
“Agak kaget tapi seru ternyata, karena rasa takutnya bercampur bahagia. Pas arah penangkaran gajah disambut sama monyet-monyet pinggir jalan,” ucap Fitri salah satu pengunjung.
Way Kambas bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga simbol penting bagi upaya pelestarian satwa liar di Indonesia.













