HINDARI 5 HAL YANG DAPAT MENGURANGI PAHALA PUASA DI BULAN RAMADAN AGAR IBADAH SEMAKIN BERKAH

SIARINDOMEDIA.COM – Puasa Ramadan adalah momen suci bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Namun, terdapat beberapa hal yang bisa mengurangi pahala puasa jika tidak dijaga dengan baik. Berikut adalah lima diantaranya menurut sunnah Rasulullah SAW:

1. Berkata Kasar atau Mengumpat

Mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan atau mengumpat dapat merusak kualitas puasa. Umat Muslim dianjurkan untuk menjaga tutur kata selama berpuasa. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Seorang mukmin bukanlah seorang yang suka mencela, suka melaknat, berkata keji, dan berkata kotor.” (HR. Tirmidzi no. 1977 & Ahmad no. 383).

2. Berbohong dan Menipu

Kejujuran merupakan salah satu nilai utama dalam ajaran Islam yang harus dijunjung tinggi, terutama saat menjalankan ibadah puasa. Berbohong, baik dalam hal kecil maupun besar, tidak hanya merusak integritas seseorang tetapi juga dapat mengurangi pahala puasa. Rasulullah SAW dengan tegas mengingatkan dalam sebuah hadis:

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan,”  (HR. Bukhari No. 1903).

3. Ghibah (Membicarakan Orang di Belakang)

Membicarakan keburukan orang lain tanpa sepengetahuan mereka adalah perilaku yang bisa mengurangi pahala. Ini bisa menciptakan permusuhan dan mengganggu keharmonisan. Ketetapan ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Imam An-Nawawi, dalam kitabnya Al-Majmu’ Syarhul Muhadzab:

“Apabila seseorang melakukan ghibah saat puasa, maka ia berdosa dan tidak batal puasanya menurut pandangan kita (mazhab Syafi’i), hal ini juga selaras dengan yang dikemukakan oleh mazhab Maliki, Hanafi dan Hanbali. Kecuali menurut pandangan Imam Al-Auza’i, menurutnya puasa batal disebabkan perbuatan ghibah dan wajib untuk diqadha.” (Dikutip dari Nu online).

PERDEBATAN AMARAH. Nafsu marah dapat mengurangi pahala puasa dan melemahkan nilai kesabaran. Foto: Pinterest/iinside time

4. Tidak Menjaga Nafsu

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk perilaku negatif, seperti marah, iri hati, dan hasad. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa adalah perisai, maka janganlah seseorang berbuat rafats (ucapan kotor) dan berbuat kebodohan. Jika ada orang yang mencacinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia mengatakan: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa’.” (HR. Bukhari no. 1894, Muslim no. 1151).

5. Menyakiti Perasaan Orang Lain

Tindakan atau perkataan yang menyakiti hati orang lain, baik secara langsung maupun tidak, dapat mengurangi pahala puasa. Menghindari konflik, menjaga lisan, serta berbuat baik kepada sesama sangat dianjurkan dalam Islam.

Menjalankan puasa dengan menjaga diri dari lima hal di atas akan membuat ibadah Ramadan lebih bermakna dan mendatangkan pahala yang sempurna.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *