PAMERAN ‘SOUL CRAFT’ HADIRKAN KOLABORASI KARYA SENI DI MASON ART GALLERY MALANG

SIARINDOMEDIA.COM – Pameran ‘Soul Craft’ di Mason Art Gallery Malang mengajak masyarakat menikmati kolaborasi luar biasa dari berbagai seniman, termasuk karya-karya memukau milik Dian Erra Kumalasari. Pameran ini digelar mulai tanggal 23-27 Februari 2025.

Acara ini tidak hanya menampilkan keindahan seni rupa, melainkan juga menciptakan ruang bagi para pengunjung untuk merasakan kedalaman makna yang dihadirkan oleh setiap karya.

Berlokasi di Jalan Aries Munandar No. 52a, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Mason Art Gallery terletak di pusat kota. Sehingga mudah ditemukan dan memberi kenyamanan bagi pengunjung untuk menikmati suasana yang disajikan dalam pameran.

OERIP INDONESIA. Usaha kain dan fashion milik Dian Erra Kumalasari. Foto: Mahabah Fajar Aprilia

Zaki selaku tim Mason Art Gallery Malang, mengungkapkan bahwa pameran ‘Soul Craft’ merupakan hasil kolaborasi karya seni dengan berbagai seniman lainnya.

“Jadi ada tiga unsur yang berpameran, yang pertama kurator sendiri, kurator sendiri Pak Taufik Rahzen, terus yang kedua adalah Oerip Indonesia,” ujarnya.

“Oerip Indonesia ini punyanya Mbak Dian yang bergerak di bidang fashion. Lalu dia berkolaborasi dengan seniman perupa dari Jakarta dan dari Ngawi. Dari Jakarta ada Mbak Bina, dari Ngawi ada Angga sama Akbar,” tambahnya.

Selain pameran, digelar pula acara talkshow yang menampilkan tim Susur Sumatra yang terdiri dari Dian Erra Kumalasari, Sigit, Jendral sebagai fotografer, dan Abdi selaku videografer.

Kemenarikan Pameran Kolaborasi

Mereka menyoroti keindahan Pulau Sumatra, yang melibatkan kerja sama dengan para penenun lokal. Tujuannya untuk menggabungkan keunikan seni rupa dengan wastra tenun yang diciptakan oleh Dian Erra Kumalasari.

“Jadi memang karya ini sedang dikolaborasikan antara seni rupa dan wastra yang dimiliki Mbak Dian,” ungkap Zaki.

Selain itu, talkshow juga dihadiri oleh berbagai seniman lain, yaitu Akbar yang dikenal sebagai ‘Kobir  Pop’, Angga dikenal sebagai ‘Riuh Suar Membara’, dan Bina Novida.

Terdapat juga kalimat dengan istilah ‘Peziarah Rasa’ yang menggambarkan perjalanan mengikuti intuisi.

Dian Erra Kumalasari menjelajah keanekaragaman nusantara, menemukan cinta yang tertuang dalam lembaran kain tradisional. Kunjungannya mencakup berbagai tempat di seluruh Indonesia, yang dipenuhi dengan macam-macam keindahan budaya lokal.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Authors

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *