SIARINDOMEDIA.COM – Kim Jong-un dikabarkan melarang pertandingan Tottenham Hotspur untuk ditayangkan di Korea Utara.
Rezimnya bersikeras tidak ada pertandingan yang melibatkan tim dengan pemain dari negara tetangga yang dibencinya tersebut. Terlebih lagi, Spurs saat ini dikapteni oleh ikon pemain dari Korea Selatan, Son Heung-min.
Tetapi Jong-un mungkin akan menyesal dengan larangan yang dibuatnya, mengingat tim Spurs akan berhadapan dengan tim favoritnya, Manchester United pada Minggu besok, (16/2/2025) di Tottenham Hotspur Stadium.
Bukan hanya Spurs saja yang dilarang disiarkan di sana. Namun sebuah laporan menyebutkan jika Liga Premier tahun lalu di Korea Utara tidak menyiarkan Wolverhampton Wanderers karena adanya penyerang dari Korea Selatan, Hwang Hee-chan serta Brentford yang juga memiliki rekan senegaranya, bek Kim Ji-soo.
Tayangan pertandingan di negara tertutup tersebut bahkan kabarnya dipersingkat dari 90 menit menjadi 60 menit.
Selain itu, pertandingan ditayangkan sebelum buletin berita dan sekitar 4 bulan setelah pertandingan tersebut dimainkan.
Temuan itu muncul dalam laporan penyelidikan lembaga pemikir independen AS Stimson Center terhadap tayangan sepakbola di Korea Utara.
“Salah satu dari sedikit momen setiap hari ketika TV pemerintah tidak mencoba untuk mengirim pesan yang terbuka atau tersirat kepada pemirsanya,” menurut analisis.
“Kami baru saja menyaksikan banyak pertandingan sepak bola di KCTV. Itu adalah olahraga internasional utama yang mereka siarkan,” terang Martyn Williams.
Laporan itu menyebutkan jika pada 2022, televisi di Korea Utara menayangkan liputan liga utama Inggris dengan Bundesliga Jerman, pertandingan La Liga Spanyol, Ligue 1 Prancis, dan pertandingan Serie A Italia.
Sementara pada tahun berikutnya, KCTV menayangkan Liga Premier, Liga Champions UEFA, dan Piala Dunia. Namun Kim Jong-un melarang siaran beberapa tim yang tidak disukainya.













