PETANI DI DESA MARON SEBALUH PUJON PANEN WORTEL BESAR-BESARAN

SIARINDOMEDIA.COM – Para petani di Desa Maron, Sebaluh, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, tengah memasuki masa panen wortel dengan hasil yang melimpah.

Panen kali ini membawa angin segar bagi petani setelah menghadapi tantangan cuaca yang kurang menentu beberapa bulan terakhir.

Keberhasilan ini membuat petani semakin optimistis dalam mengembangkan pertanian mereka di masa mendatang.

Salah satu petani, Bakero, mengungkapkan hasil panen tahun ini cukup memuaskan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, panen kali ini cukup baik. Meskipun sempat khawatir karena hujan yang tidak menentu, ternyata wortel tetap tumbuh subur,” ujarnya.

Bakero menambahkan, perawatan yang lebih baik dan penggunaan pupuk organik sangat membantu dalam meningkatkan hasil panen.

RAUP KEUNTUNGAN. Petani Desa Maron Sebaluh panen wortel dengan hasil melimpah. Foto: Dyah

Menurutnya, hasil panen kali ini mencapai sekitar tiga ton per hektar, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun lalu.

Faktor utama yang mendukung keberhasilan ini adalah pemilihan bibit unggul serta perawatan yang lebih intensif.

Para petani juga mulai menerapkan sistem pertanian organik guna meningkatkan kualitas tanah dan hasil panen.

Mereka berharap metode ini dapat memberikan hasil yang lebih baik di masa depan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala Dusun Maron, Abdul Rohim menambahkan, pertanian wortel di wilayahnya menjadi salah satu sektor unggulan yang menopang perekonomian masyarakat.

“Kami terus mendukung petani dengan memberikan pelatihan serta bantuan alat pertanian agar produktivitas terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, para petani berharap harga wortel tetap stabil di pasaran agar mereka bisa mendapatkan keuntungan yang layak.

Saat ini, harga wortel di tingkat petani berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per kilogram, tergantung pada kualitas dan permintaan pasar.

Dengan hasil panen yang melimpah, petani di Desa Maron Sebaluh optimistis dapat meningkatkan kesejahteraan mereka serta menjaga ketahanan pangan daerah.

Mereka juga berencana memperluas area tanam untuk menghadapi permintaan pasar yang terus meningkat.

Bahkan, beberapa petani mulai mempertimbangkan untuk berkolaborasi dengan koperasi pertanian agar pemasaran hasil panen mereka lebih terorganisir dan mendapatkan harga yang lebih kompetitif.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *