SIARINDOMEDIA.COM – Pasar Terpadu Dinoyo, salah satu pasar tradisional di Kota Malang, tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai setiap harinya.
Bersebelahan dengan Mall Dinoyo, pasar ini terus menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Sejak pukul 04.00 WIB, aktivitas pasar sudah dimulai. Pedagang sayur dan buah menjadi yang pertama tiba, membawa hasil panen segar dari wilayah sekitar Malang.
“Biasanya sebelum subuh kami sudah ada di sini, karena pembeli mulai berdatangan pagi-pagi sekali,” ujar Siti, seorang pedagang sayur.
Tak hanya sayur dan buah, kios-kios yang menjual pakaian serta jajanan tradisional seperti lupis, cenil, jenang sruntul, dan berbagai kue basah juga ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

Seorang pelanggan, Budi (35), dengan membawa belanjaan dan istri serta anaknya yang berusia 3 tahun. Mengungkapkan alasannya lebih memilih berbelanja di pasar tradisional ini.
“Selain lebih murah, saya juga bisa memilih sendiri barang yang paling segar,” ujarnya.
Di sisi lain, pedagang makanan siap saji seperti nasi pecel, gorengan, dan bubur turut kebanjiran pelanggan yang mencari sarapan sebelum memulai aktivitas.
Namun, di tengah keramaian, Pasar Terpadu Dinoyo juga menghadapi tantangan. Beberapa kios di lantai dua terlihat kosong, membuat sebagian pelanggan kebingungan dengan tata letak yang kurang teratur.
“Saya suka belanja di sini karena barang yang saya cari selalu ada, tapi sayangnya banyak kios tutup di lantai dua,” ujar Romlah, salah satu pengunjung.
Pasar Terpadu Dinoyo sendiri merupakan salah satu pasar tradisional tertua di Kota Malang yang telah mengalami beberapa kali revitalisasi.
Pasar ini dikelola oleh Pemerintah Kota Malang dan menjadi salah satu pusat perdagangan yang menghubungkan pedagang kecil dengan konsumen dari berbagai kalangan.
Selain menyediakan kebutuhan pokok, Pasar Terpadu Dinoyo juga menjadi tempat bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan bisnis mereka.
Meskipun menghadapi beberapa kendala, Pasar Terpadu Dinoyo tetap menjadi bagian penting dari perekonomian warga Malang.
Menawarkan produk segar dengan harga terjangkau dan suasana khas pasar tradisional yang sulit tergantikan.














