Tulisan Dr. Imam Muhajirin Elfahmi SH, S.Pd, MM (Coach Fahmi)
Jaringan Indonesia Berdaya
Penerima Anugerah Insan Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila 2024.
SIARINDOMEDIA.COM – Saya sedih ketika mendengar kabar sejumlah toko grosir di Tanah Abang, Jakarta dan di banyak kota lain banyak yang tutup. Mereka menuding bisnis online menjadi biang sepinya pembeli di lapak-lapak mereka. Bahkan toko-toko raksasa, mall, dan pasar-pasar juga ikutan sepi.
Ya, saat ini memang ada perilaku baru bahwa masyarakat lebih memilih beli via online daripada harus datang secara offline ke toko-toko. Beli online lebih praktis, terkadang lebih murah, efisien, dan tidak ribet.
Karena itu para pedagang offline sempat protes untuk menutup TikTok Shop. Tuntutan itu sudah dipenuhi pemerintah dengan menutup TikTok Shop. Namun apakah itu menyelesaikan masalah? Saya kira tidak. Karena tidak sulit TikTok Shop membuat semacam toko sendiri dengan bentuk platform yang lain. Bahkan bisa lebih canggih dan lebih memudahkan pembeli.
Kemajuan teknologi yang serba digital ini sebuah keniscayaan. Inilah kemajuan zaman yang akan sulit untuk dibendung. Tentu saja kita tidak bisa mencegah yang namanya kemajuan. Untuk itu mestinya bukan mencegah yang dilakukan, tapi beradaptasi dengan arus kemajuan itu.
Percuma saja melawan kemajuan, justru akan digilas zaman. Solusinya, mau tidak mau kita harus belajar bisnis online. Karena eranya saat ini serba online. Bila kita tidak mau belajar bisnis online, siap-siap secara pelahan menuju titik kehancuran.
Untuk anak generasi muda, ketika ingin matang sebagai pengusaha misalnya, akan lebih baik ikut dulu kerja ke orang lain. Lihat cara kerja mereka yang sudah sukses. Lihat bagaimana cara berpikir mereka. Tidak perlu lama ikut orang.
Ketika sudah dirasa cukup punya kemampuan dan banyak meng-copy paste orang lain yang sukses, telah menguasai konsep usaha, baru saatnya usaha mandiri. Dan selama ikut orang lain, terpenting jaga nama baik.
Untuk bisa berhasil tentu ada langkah-langkah berikutnya yang harus dilakukan. Jika spirit usaha yang kuat ditunjang kemampuan digital yang matang, ini menjadi modal sangat besar menuju kesuksesan. Sekali lagi jangan melawan arus kemajuan, ikuti dan beradaptasilah.
Ayo Gemilangkan Indonesia. (CF)












