SIARINDOMEDIA.COM- Jangan lewatkan lima amalan selama bulan Rajab yang memiliki pahala besar. Sebagai penghapus dosa tiga tahun sebelumnya, amalannya memiliki keutamaan.
Menurut kalender Islam, 1 Rajab 1446 H/1 Januari 2025. Memasuki bulan Rajab 1446 H, orang muslim dapat melakukan beberapa amalan yang dianggap mulia.
Dalam Al Quran, Surat At Taubah ayat 36, dijelaskan betapa pentingnya bulan Rajab yang dikenal sebagai asyhurul hurum (bulan haram) atau bulan mulia.
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ ٣٦
Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan,(sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhul mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa”.
Bulan Rajab memiliki banyak keutamaan, tidak heran bahwa banyak orang muslim mulai melakukan amalan sunah selama bulan itu.
Beberapa amalan yang dilakukan selama bulan itu, berdasarkan berbagai sumber.
- Membaca Do’a
Umat muslim dianjurkan membaca doa menjelang bulan Ramadan. Doa ini biasanya dibaca oleh para ulama selama bulan Rajab atau menjelang bulan Ramadan.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَان
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah (umur) kami kepada bulan Ramadan.” (HR. Ahmad).
Disebutkan bahwa Rasulullah SAW, apabila melihat hilal pada Ramadan dan pada bulan selainnya, beliau membaca doa:
اللهم أهله علينا باليمن والإيمان والسلامة والإسلام ربي وربك الله
Artinya: “Ya Allah, perjalankanlah bulan ini kepada kami dengan penuh kebajikan dan iman, serta keselamatan dan Islam. Rabb-ku dan Rabb-mu (bulan) adalah Allah.” (HR. Tirmidzi).
Selain doa tersebut, ada pula doa lainnya diriwayatkan Ibnu Rajab dari Yahya bin Abi Katsir dalam kitab Lathaif al-Ma’arif, Hal: 158).
اللّهُمَّ سَلِّمْنِي إِلىَ رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُقَبَّلاً
Artinya: “Ya Allah, sampaikanlah kami kepada bulan Ramadan, sampaikanlah bulan Ramadan kepada kami, dan terimalah amalan-amalan kami.”
- Puasa Sunnah
Muslim dapat melakukan beberapa amalan selama bulan Rajab karena peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Dengan memperbanyak zikir, membaca Al Quran, dan bersedekah.
Puasa sunah adalah amalan lain yang boleh Anda lakukan di bulan Rajab 1446 H ini.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Iman Al Baihaqi dari Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAW bersabda,
إن في الجنة نهرا يقال له رجب أشد بياضا من اللبن و أحلى من العسل من صام من رجب يوما سقاه الله من ذلك النهر
Artinya: “Sesungguhnya di Surga ada suatu sungai bernama ‘rajab’, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Rajab, maka akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu.” (HR. Bukhari Muslim)
Selain puasa Rajab dapat dikerjakan puasa sunnah lainnya, seperti puasa senin kamis dan puasa Ayyamul Bidh.

- Bernilai Pahala
Bulan Rajab termasuk dalam kategori bulan mulia, yang berarti beribadah di bulan ini sangat berpahala.
Semua orang beragama Islam diminta untuk memperbanyak doa dan melakukan amalan sunnah dan saleh, seperti zikir, membaca Al Quran, bersedekah, dan melakukan perbuatan baik lainnya yang dianjurkan dalam agama Islam.
- Penghapus Dosa
Selain itu, hadis yang menunjukkan bahwa puasa Rajab bermanfaat untuk menghapus dosa.
Sebagaimana diriwayatkan oleh Ikrimah dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Berpuasa pada hari pertama bulan Rajab menghapus dosa selama tiga tahun, berpuasa pada hari kedua menghapus dosa selama dua tahun, berpuasa pada hari ketiga menghapus dosa selama setahun, kemudian untuk setiap harinya selama sebulan.” (HR Al Khilal dalam Fadhoil syahrur Rojab).
Muslim dianjurkan memperbanyak amalan selama bulan suci Rajab dan dilarang berperangan.
Mereka juga dapat melakukan beberapa amalan untuk mendapatkan pahala, seperti memperbanyak zikir, membaca Al Quran, bersedekah, dan berpuasa.
- Dilarang Maksiat
Dijelaskan para ulama, bulan Rajab termasuk bulan haram, atau bulan mulia, yang diagungkan dan dimuliakan dalam Islam, dosa yang dilakukan pada bulan ini lebih besar dari pada pada bulan lainnya.
Diambil dari Muslim.or.id, Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah memberikan penjelasan tentang dua arti bulan haram.
“Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan salih yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih besar,” kata Ibnu Abbas (Latho-if Al Ma’arif, 207).
Namun, perlu diingat bahwa yang dimaksud dengan “amalan salih” adalah amalan umum dianjurkan pada semua bulan, termasuk bulan Rajab, bukan amalan khusus yang dilakukan pada bulan tersebut.
Oleh karena itu, tidak ada amalan khusus yang dianjurkan pada bulan Rajab karena tidak ada bukti yang sahih.












