MENYIAPKAN GENERASI YANG SIAP HADAPI PERUBAHAN (SERI 21)

EDISI RABU, 31 JULI 2024

Tulisan Dr. Imam Muhajirin Elfahmi SH, S.Pd, MM

Jaringan Indonesia Berdaya

Penerima Anugerah Insan Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila 2024.

SIARINDOMEDIA.COM – Pandemi Covid-19 telah berlalu. Dua tahun sejak Maret 2020-2022, kita semua dihantui ketakutan antara hidup dan kematian akibat hadapi virus tersebut. Roda ekonomi nyaris berhenti. Berapa banyak perusahaan terpaksa gulung tikar. Berapa ratus ribu orang kehilangan pekerjaan.

Namun di balik pandemi, ada satu hikmah besar yang bisa diambil. Yakni adanya gelombang perubahan di banyak sektor. Kita semua dipaksa harus siap adaptasi dengan banyak perubahan. Mulai sistem kerja yang berubah, teknologi berubah, pola konsumen juga berubah.

Maka, mau tidak mau, kita semua harus siap dengan iklim perubahan tersebut.  Benar apa yang pernah diungkapkan seorang filosuf asal Yunani, Heraklitus:  Tidak ada yang permanen kecuali perubahan.

Dalam kondisi saat ini, perubahan yang harus dilakukan adalah melakukan pekerjaan harus lebih cepat dari sebelumnya. Kalau pejabat, maka harus memberi pelayanan kepada masyarakat lebih cepat. Jika kerja di perusahaan, maka kemampuan menghasilkan uang juga harus lebih cepat. Bertindak mengeksekusi sesuatu harus cepat. Melayani konsumen dengan cepat.

Tuntutan masyarakat sebagai konsumen juga kian tinggi. Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi. Untuk sukses menghadapi tantangan dan menghasilkan big magic, sebagaimana kata penulis hebat Elizabeth Gilberd, butuh open mind dan change.

Pola pikirnya mau terbuka bersedia berubah. Tidak boleh ada kata tidak bisa. Menjalani pekerjaan harus yang terbaik dan kapasitas kemampuan maksimal yang dimiliki. Itu adalah arah kesuksesan. Karena terkadang merengkuh sukses perlu sikap ruthless (terkesan kejam demi keputusan yang tepat).

Terhadap anak-anak generasi muda, tantangan ke depan tentu jauh lebih berat lagi. Persiapkan diri kalian dengan: activity to do (bertindak , bertugas dengan sangat baik), tambah kapasitas kemampuan diri untuk mengerjakan secara tuntas.

Dan terakhir, to deliver, mampu menyuguhkan hasil pekerjaan secara maksimal sehingga bisa menghasilkan nilai. Juga menghasilkan produk layanan berkualitas secara konsisten. Untuk mempersiapkan ini semua tidak bisa instan. Butuh proses panjang. Tapi sekali lagi, jangan pernah keluar kata-kata ini: ”tidak bisa”.

Ayo Gemilangkan Indonesia di Era Perubahan Ini. (CF)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *