BEDAK MANGKRAK, PEDAGANG PASAR KEBALEN PILIH BERJUALAN DI JALAN RAYA

SIARINDOMEDIA.COM – Kemacetan di sepanjang Jalan Zaenal Zakse sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Kota Malang. Hal ini disebabkan oleh para pedagang Pasar Kebalen yang memilih untuk berjualan di sepanjang jalan raya.

“Setiap hari macet, mau menurunkan dagangan dari becak juga bingung, padahal di dalam banyak bedak kosong,” ujar Hari, salah satu tukang becak yang biasa mangkal di Pasar Kebalen.

Para pedagang ini menggunakan hampir 3/4 bagian jalan untuk berjualan. Padahal, pemerintah telah memfasilitasi dan bahkan merenovasi Pasar Kebalen agar lebih layak digunakan sebagai tempat berjualan.

Namun nyatanya, beberapa bedak dan kios di dalam pasar tersebut dibiarkan mangkrak oleh pemiliknya.

“Sebenarnya, bedak-bedak dan kios yang ada di sini sudah ada pemiliknya, tapi mereka enggan diarahkan untuk berjualan di dalam. Alasannya, mereka khawatir dagangan mereka tidak laku,” ujar Sudar, salah satu petugas kebersihan sekaligus petugas karcis Pasar Kebalen.

“Padahal, mereka bisa memberitahu pelanggan jika ingin pindah ke dalam. Pasti pelanggan juga mau belanja di dalam, daripada berjualan di luar yang kalau hujan jadi becek, belum lagi ada kemungkinan digusur Satpol PP,” tambah M. Soleh, pengelola toilet umum Pasar Kebalen.

KOSONG. Bedak mangkrak di Pasar Kebalen. Foto: Dia Septianita

Bedak dan kios kosong yang berada di dalam Pasar Kebalen hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang dagangan ketika para pedagang sudah tutup.

Berdasarkan informasi yang diterima, penertiban dan pengarahan di Pasar Kebalen akan dilakukan setelah jam 08.00 pagi. Hal ini guna memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan lainnya. Proses ini akan ditindaklanjuti setelah pelantikan Wali Kota Malang tahun 2025 nanti.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *