BERANI MELEWATI KEGAGALAN, PINTU GERBANG KEGEMILANGAN (SERI 19)

EDISI SENIN, 29 JULI 2024

Tulisan Dr. Imam Muhajirin Elfahmi SH, S.Pd, MM, (Coach Fahmi)

Jaringan Indonesia Berdaya

Penerima Anugerah Insan Pancasila dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila 2024.

SIARINDOMEDIA.COM – Akhir-akhir ini kalau saya amati, ada fenomena menarik: anak-anak muda yang baru bekerja, maunya serba instan. Tidak mau kerja keras, tapi inginnya hasil besar. Kalau dia sebagai karyawan, gampang sekali resign. Alasannya ingin cari pengalaman lain. Mereka mengira mudah mendapat pekerjaan baru. Barangkali mereka menduga gampang beradaptasi dengan lingkungan baru.

Kesuksesan tidak ada yang instan. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg butuh bertahun-tahun untuk bisa mendominasi dunia digital. Itu pun dia harus melewati berbagai kegagalan. Karena sebelum Facebook menjadi platform digital yang pernah menjadi nomor satu dunia, Mark Zuckerberg juga pernah membangun sistem chat, games, tools untuk bekerja dan music player. Tidak semuanya bisa sesukses Facebook.

Begitu pula dengan JK Rowling, penulis buku novel terlaris sepanjang abad berjudul Harry Potter juga harus mengalami belasan kegagalan. Bukunya ditolak sampai 12 kali oleh penerbitan di Inggris. Namun dia tidak patah arang. Buah dari kegigihannya, dia akhirnya berhasil menerbitkan  buku yang tercatat pada 2018 telah terjual hingga 500 juta kopi tersebut.

Penyanyi kondang Beyonce juga harus melewati kegagalan lebih dari seratus kali bikin lagu sebelum akhirnya menciptakan Halo, sebuah lagu yang fenomenal.

Meminjam istilah dari Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN mantan CEO Jawa Pos, untuk meraih sukses harus mau sekolah kegagalan dulu. Artinya, di kala masih merintis usaha saat muda, perbanyak kegagalan. Baru setelah kegagalan itu tidak tersisa, tinggal kegemilangan yang akan diraih.

Belajar dari kisah di atas, untuk sukses butuh proses. Kesuksesan akan didapat butuh yang saya sebut dengan istilah extrem performance. Extrem performance ini bisa menjadi jalan menuju prestasi luar biasa dalam organisasi atau perusahaan.

Kesuksesan itu lahir dari mekanisme prosedur yang tepat. Bekerja berdasarkan sistem. Semua terukur. Bekerja harus by mission, by vision, by target. Sehingga orang paling lemot sekalipun, ketika berada dalam “kotak” sistem yang ekstrem, maka dia terpaksa akan ikut extreme performance. Dan untuk melahirkan itu, butuh pemimpin yang extreme performance. Dari leader extreme perfomance memunculkan people extremd performance.

Semoga Kesuksesan Selalu Menyertai dan Indonesia Menjadi Gemilang. (CF)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *