WONOKOYO CENTRAL TOURISM BISA JADI IKON KOTA MALANG, INI POTENSINYA

VIEW KOTA MALANG

Jalur jeep yang sudah dipersiapkan Abah Sudar sangat menarik dan menantang. Bahkan dari jalurnya bisa melihat langsung view Kota Malang. Jalur yang alami itu tak kalah dengan jalur wisata di Lereng Merapi Jawa Tengah, atau di Ubud Pulau Bali.

“Sirkuit jeep dan ATV itu nanti finishnya di Sungai Irigasi. Disana pengunjung akan berpindah naik perahu dan tembak-tembakan air hingga finish di Wisata Aeng di depan Monumen Hamid Rusdi,” jelasnya.

Off-road dengan jeep dan ATV itu jalurnya sepanjang tiga sampai empat kilometer. Nah, sebelum naik jeep atau ATV, pengunjung bisa menikmati waterboom di Puncak Bukit, sebab Abah Sudar sudah mempersiapkan lahan Waterboom yang diperkirakan tertinggi di Kota Malang.

“Ya untuk melengkapi semua itu tentunya harus ada banyak menu ya. Jadi yang namanya wisata itu kan harus banyak permainannya, di situ nanti akan ada waterboom, ada flying fox, ada cottage Insya Allah penginapan, bahkan pemukiman juga ada. Terus yang kedua untuk daerah outbound, permainan outbound itu juga ada nanti,” terangnya.

MENANTANG. Jalur off-road menuju Wonokoyo yang hanya bisa dilalui dengan jeep ATV. Foto: Ist

Selain Waterboom, melengkapi Wonokoyo Central Tourism, pihaknya juga mempersiapkan lahan untuk Sport Center. Ada lapangan mini soccer, bulu tangkis dan ada gym. Kemudian endingnya di Wonokoyo bawah ada kawasan Pertunjukan Seni dan Budaya yang berlokasi di Wisata Aeng kawasan Monumen Tugu Hamid Rusdi. Di mana di lokasi Monumen juga akan menjadi sentral pertunjukan sentral UMKM yang memberdayakan masyarakat.

“Kan kita mau bikin wisata ini berbasis masyarakat sehingga dimana masyarakat disitu ikut turut andil serta. Makanya kami sangat butuh sekali atas dorongan Pemerintah Kota Malang untuk membantu masyarakat agar fasilitas-fasilitas yang diharapkan sesuai dengan masyarakat itu sendiri. Contoh di sini ada tugu monumen yang paling bersejarah untuk Kota Malang. Pahlawannya Kota Malang Hamid Rusdi dimana di sini tidak begitu terawat,” paparnya.

Pihaknya punya gagasan di mana di daerah Tugu ini bisa dibangun menjadi suatu objek wisata, ada tempat kesenian, kesenian dan kebudayaan. Setiap malam minggu atau seminggu dua kali atau tiga kali itu kita adakan festival kesenian di sini. Di mana disitu ada UMKM pasti akan jalan. Untuk sementara ini karena kesenian yang paling melekat di Wonokoyo ini bantengan.

“Bisa juga dikonsep pertunjukan teatrikal perjuangan Hamid Rusdi Ketika itu, kami mohon dukungan dari semua pihak,” pungkasnya.

MENGENANG PAHLAWAN. Monumen Hamid Rusdi di Wonokoyo. Foto: Ist

Konsep Wonokoyo Central Tourism

  1. Wisata petik durian, Festival Makan durian gratis
  2. Off-road jeep dan atv
  3. Water boom
  4. Sport center
  5. Tempat kesenian dan kebudayaan di monumen Hamid Rusdi (*)
Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *