2 PTN JATIM MASUK 3 BESAR NASIONAL
KI Provinsi Jatim, lanjut Edi, juga turut berbangga hati dengan capaian beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) di wilayah Jatim yang juga meraih kualifikasi Informatif hasil Monev KI Pusat RI. Bahkan, dua PTN di Jatim masuk tiga besar nasional dengan skor tertinggi. Yakni, Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Keduanya pun layak menjadi benchmark bagi PTN lainnya sebagai dalam hal layanan informasi.
Selain kedua kampus itu, PTN Jatim lainnya yang juga mempertahankan status Informatif adalah Universitas Brawijaya Malang, ITS Surabaya, Universitas Jember, dan IAIN Kediri.
‘’Berdasarkan data di Jatim ada sebanyak 47 PTN. Nah, yang belum Informatif, tentu kami berharap juga terdorong untuk benar-benar mengimplementasikan UU Nomor 14 Tahun 2008. Sebab, keterbukaan informasi di era digitalisasi itu sudah merupakan kebutuhan sebagai wujud nilai transparansi, akuntabilitas dan partisipasi,’’ paparnya.
Edi menambahkan, capaian tersebut semakin mengukuhkan Jatim sebagai salah satu barometer keterbukaan informasi publik di Indonesia. Sebab, sebelumnya Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) di Jatim pada 2024 juga meningkat signfikan. Dari tahun sebelumnya masih berada peringkat 24, tahun ini berada di posisi kedua nasional.
Demikian juga, dari hasil Monev KI Jatim pada tahun 2024, jumlah badan publik di Jatim yang berstatus Informatif juga meningkat. Baik Pemkab/Pemkot, OPD, BUMD hingga pemerintah desa.
‘’Alhamdulillah. Kado di akhir tahun. Ada akselerasi, transformasi serta komitmen yang luar biasa dari badan-badan publik untuk benar-benar dan terus mengarusutamakan keterbukaan informasi publik,’’ pungkasnya.
Menanggapi itu, Kepala Diskominfo Pemprov Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin bersyukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah. Ini buah kolaborasi dengan semua pihak Terutama teman-teman KI,” ujarnya. (*)













