SIARINDOMEDIA.COM -Imelda, seorang pelopor usaha kristik di era 1970-an, telah membangun sebuah bisnis yang kini diteruskan oleh putrinya, Santi. Usaha ini berfokus pada produksi sandal, sepatu, tas dompet, taplak meja, hingga hiasan dinding dan motif hiasan di baju.
Produk yang paling diminati adalah sandal dan sepatu, yang diproduksi dengan menggunakan bahan berkualitas tinggi seperti benang yang diuji ketahanannya serta kain khusus kristik Aida. Proses pengerjaan satu produk kristik memakan waktu sekitar dua minggu, dengan bantuan para ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggal mereka.
Usaha kristik yang telah eksis lebih dari 50 tahun ini tidak hanya dikenal di kalangan lokal, tetapi juga telah mengikuti berbagai pameran bergengsi seperti MCP, acara Sampoerna, Jakarta Fair, UMKM di Bali, MTD, dan berbagai bazar lainnya.
Inovasi menjadi kunci keberlanjutan bisnis ini, dimana mereka juga menerima pesanan custom yang dikerjakan dengan ketelitian dan keahlian.
Di samping melanjutkan bisnis keluarga, Santi juga memulai usahanya sendiri, Kiosk Seru, pada tahun 2018 setelah resign dari pekerjaannya.
Awalnya, ia menjual snack kentang kering yang kemudian berkembang menjadi penyedia bekal sekolah untuk anak-anak selama pandemi.
Saat pandemi, Santi kembali ke usaha awalnya dan bahkan mengembangkan bisnis dengan kolaborasi membuat hampers lebaran berisi masker, taplak meja, dan kue-kue kering.
Kiosk Seru kini menawarkan berbagai produk, termasuk minuman milk tea atau juice kemasan botol, catering bekal sekolah, kering kentang mustofa, aneka kue kering, serta menu terbaru berupa cwie mie frozen. Santi selalu menjaga kualitas produk dengan memastikan kebersihan, bahan segar, dan resep yang konsisten agar cita rasa dan tampilan produk tetap terjaga.
Untuk meningkatkan penjualan, Kiosk Seru juga aktif melakukan promosi di media sosial, terutama WhatsApp yang terbukti efektif.
Salah satu contoh promosinya adalah diskon khusus Kemerdekaan pada bulan Agustus untuk pembelian cwie mie frozen. Kiosk Seru juga menerima pesanan sehari sebelumnya, dengan produk snack yang tersedia setiap hari.
Selama menjalankan kedua bisnisnya, Santi selalu menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi, terutama di tengah tantangan seperti pandemi.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/08/23/nusantara-gilang-gemilang-sidoarjo-komitmen-mencetak-pelaku-bisnis-umkm-dengan-omset-100-juta-per-bulan/”]
Dengan ide-ide kreatif seperti kolaborasi hampers dan diversifikasi produk, Santi berhasil mempertahankan kelangsungan bisnis keluarga sekaligus mengembangkan usahanya sendiri. Dia juga sangat memperhatikan feedback dari pelanggan untuk terus meningkatkan kualitas dan layanan yang diberikan, sehingga bisnisnya bisa terus bersaing di pasar yang dinamis.
Selain itu, keterlibatan Santi dalam komunitas UMKM dan pameran-pameran telah membuka banyak peluang baru bagi usahanya.
Dengan jaringan yang luas dan dukungan dari komunitas, Santi berharap dapat terus memperluas jangkauan pasar, baik untuk bisnis kristik maupun Kiosk Seru. Dia juga bercita-cita untuk menginspirasi lebih banyak wirausahawan muda untuk berani mengambil langkah dalam mengembangkan bisnis mereka, dengan tetap menghargai warisan keluarga dan berinovasi di era modern.















