SIARINDOMEDIA.COM – Dalam rangka menyongsong Hari Sumpah Pemuda 2024, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang berkolaborasi dengan sejumlah pelajar dari berbagai organisasi di Kota Malang menggelar pertemuan terbatas.
Pertemuan yang dihadiri para pemimpin pelajar dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan ini berlangsung di C&C Kafe Museum Brawijaya, Kota Malang, Kamis (15/8/2024) malam.
Hadir dalam pertemuan ini; Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Malang, Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Malang, Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Malang dan beberapa pengurus serta Fasilitator Jaringan Doa Pelayanan Pemuda Mahasiswa (JDPPM) Malang.
“Pertemuan ini sangat strategis sebagai embrio awal untuk membangun kebersamaan generasi muda lintas agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Presidium FKAUB Malang, Pendeta David Tobing pada Siarindo Media, Jumat (16/8/2024).
“Selain itu, pertemuan ini juga dalam rangka menyongsong Sumpah Pemuda 2024,” tambahnya.
Kolaborasi antara FKAUB Malang dan para pelajar ini merupakan bukti nyata semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu masih hidup dan berdenyut kuat di hati para pemuda.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2023/11/21/bahasa-indonesia-jadi-salah-satu-bahasa-resmi-unesco/”]
Dengan tema ‘Malang Kini, Dulu, dan Nanti’, mereka tidak hanya melihat masa lalu sebagai kenangan, tetapi juga sebagai pelajaran dan inspirasi untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
“FKAUB Malang memfasilitasi kegiatan ini karena sesuai dengan visi organisasi kami yaitu ‘Merajut Persaudaraan Sejati’,” kata David.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari banyak inisiatif lain yang melibatkan generasi muda dalam menjaga dan merawat keberagaman, serta memperkuat identitas Kota Malang sebagai kota yang ramah dan toleran.
“Kami berharap semangat kebersamaan dapat diimplementasikan kepada generasi muda sebagai penurus bangsa,” tutupnya.














