BARIKAN ANAK NUSANTARA FKAUB MALANG WARNAI HARI KEMERDEKAAN DI KOTA MALANG

SIARINDOMEDIA.COM – Agenda rutin Barikan Anak Nusantara (BAN) yang digagas Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang kembali mewarnai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Malang.

Giat yang digelar di Alun-Alun Malang pada Jumat (16/8/2024) ini dihadiri lapisan masyarakat lintas agama dan kepercayaan di Malang Raya.

Ketua Pelaksana BAN ketiga, Rm. PMd. Jenjen Irawan, S.Kom., menyampaikan, agenda ini merupakan kali ketiga FKAUB Malang melibatkan anak-anak lintas agama dan kepercayaan di Malang Raya untuk tampil dalam acara BAN tersebut.

“Barikan Anak Nusantara ini kan sudah kita laksanakan selama tiga tahun, ini yang ketiga,” terang Jenjen pada reporter Siarindo Media.

“Tujuannya tentu saja untuk menyiapkan generasi muda kita. Mengundang anak-anak tingkat SD, SMP dan SMA untuk datang langsung dan merasakan nilai-nilai persatuan,” imbuhnya.

[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2023/08/17/barikan-anak-nusantara-fkaub-malang-upaya-tanamkan-toleransi-dan-cinta-negeri-sejak-usia-dini/”]

Acara ini dihadiri oleh ratusan anak dari berbagai sekolah dasar dan menengah di Malang Raya, lengkap dengan dukungan orang tua dan guru yang antusias mengikuti jalannya acara.

Pada momen ini, Alun-Alun Malang sudah dipenuhi dengan anak-anak yang mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkumpul untuk bersama-sama mengikuti prosesi Barikan yang dipandu para tokoh masyarakat dan anggota FKAUB Malang.

Selain itu, anak-anak juga diajak untuk berdoa bersama memohon keberkahan dan keselamatan untuk bangsa dan negara, serta diajarkan untuk saling menghormati perbedaan yang ada di sekitar mereka.

Di akhir agenda, ratusan anak-anak yang hadir diarahkan untuk saling bertukar roti atau bingkisan kepada anak-anak yang berbeda agama dan kepercayaan mereka.

TANAMKAN TOLERANSI. Para anak lintas agama dan kepercayaan saling bertukar kue. Foto: Izzuddin

Momen ini tidak hanya meneguhkan persatuan, tetapi juga memperkuat rasa cinta tanah air di hati para generasi muda.

Barikan Anak Nasional ketiga ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata dari upaya FKAUB Malang dalam membangun pondasi kerukunan sejak usia dini.

Dengan mengusung nilai-nilai kebhinekaan dan gotong royong, Sekjen FKAUB Malang, Pendeta David Tobing berharap agenda ini dapat menjadi tradisi yang terus hidup dan berkembang, menginspirasi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang toleran dan peduli terhadap sesama.

“Dengan acara ini harapan kami ke depan kita Indonesia tetap jaya dan satu,” pungkasnya.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *