SIARINDOMEDIA.COM– Hariini pada pukul 10.03 pagi, gempa bumi dengan kekuatan 4,5 SR mengguncang wilayah Malang dan sekitarnya. Guncangan tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini berpusat di laut, sekitar 114 km Tenggara Malang, dengan kedalaman 10 km.
Meskipun berita yang disampaikan oleh BMKG masih merupakan data yang belum stabil, namun masyarakat masih dihimbau agar tetap waspada dengan gempa susulan.
Meski tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, gempa ini dirasakan cukup kuat di beberapa daerah. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan ringan, terutama di bagian atap dan dinding yang retak. Di beberapa lokasi, listrik sempat padam selama beberapa menit sebelum akhirnya kembali normal.

Beberapa masyarakat yang berkerja di lantai 2 ataupun lantai 3 perusahaan nya merasakan guncangan yang cukup hebat, meskipun hanya berjalan sebentar saja. “ sebenernya awalnya biasa aja sih, kayak aku mikirnya cuman perasaanku doang, ternyata beneran gempa, jadi yaudah lari kedepan” ujar Anita pegawai salah satu kantor di Malang.
Tim tanggap darurat segera dikerahkan untuk memeriksa kondisi di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa atau luka-luka serius. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada dan menghindari bangunan yang terlihat rapuh atau mengalami kerusakan akibat guncangan.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/03/22/gempa-tuban-getaran-terasa-di-sebagian-jawa-dan-kalimantan/”]
Sementara itu, BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut untuk mengantisipasi gempa susulan yang mungkin terjadi. Pihak berwenang juga meminta warga untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah.
“Kaget sih tiba-tiba ada gempa pagi-pagi kayak gini, jadi langsung buru buru keluar, untung cuman sebentar aja” ujar Anya salah satu warga yang keluar rumah.
Masyarakat Malang yang terkena dampak gempa diharapkan tetap tenang dan mengikuti protokol keselamatan yang telah disosialisasikan. Pihak berwenang juga mengingatkan pentingnya kesiapan dalam menghadapi bencana, termasuk memastikan jalur evakuasi dan perlengkapan darurat selalu siap digunakan.















