SIARINDOMEDIA.COM – Genap 11 bulan Wahyu Hidayat menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang. Per tanggal 10 Agustus, pria asli Malang tersebut secara de jure sudah tidak lagi menjadi orang nomor satu di Kota Malang setelah memutuskan mengundurkan diri karena bakal maju dalam kontestasi Pilkada Kota Malang 2024 mendatang.
Dalam agenda Malam Keakraban Pejabat Pemkot Malang yang digagas oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Malang, Wahyu didampingi sang istri pamitan secara langsung di hadapan ratusan OPD Kota Malang di gedung MCC, Minggu (11/8/2024) malam.
“Merupakan suatu kehormatan bisa menjalankan amanah sebagai Pj Wali Kota sebagai warga asli Kota Malang,” kata Wahyu.
“Apa yang sudah saya lakukan semoga bisa memberikan satu arti luar biasa bagi masyarakat Kota Malang,” tambahnya.
Dalam perjalanannya, Wahyu berfokus pada agenda strategis empat sehat lima sempurna. Yaitu pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, kemudahan berusaha dan transformasi pelayananan publik serta ekonomi kreatif dan penguatan daya saing daerah.
“Hasilnya bisa dilihat dengan tingkat kemiskinan Kota Malang terendah dalam dekade terakhir. Alhamdulillah terkait kesehatan, Kota Malang menerima penghargaan UHC,” terang eks Sekda Kabupaten Malang tersebut.
“Sementara penanganan stunting dilakukan secara kolaboratif lewat pendekatan crosscutting program dan intervensi spesifik, sensitif dan pilar,” imbuhnya.
Tak hanya itu, inovasi unggulan Wahyu juga sudah diakui dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Malang . Di antaranya ‘Kemis Mbois’ yang terbukti mampu mendongkrak UMKM dan meraih penghargaan Positive News Maker dan Inovasi Membangun Negeri 2023. Begitu juga dengan ‘Ngombe STMJ’ sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat.
Wahyu yakin, dengan prestasinya, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, S.T., M.M bisa melanjutkan langkah dan pondasi yang sudah dia bangun.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/08/11/alasan-penunjukan-iwan-kurniawan-sebagai-pj-wali-kota-malang-pengganti-wahyu-hidayat/”]
Pada penutup sambutannya, Wahyu berpamitan kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan Forkopimda yang telah membersamainya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang.
“Saya bersama istri dan keluarga memohon maaf yang sedalam-dalamnya. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, perangkat daerah, maupun seluruh komunitas. Saya pamit dan mohon undur diri,” pungkasnya.
Di akhir agenda, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso memberi kenang-kenangan kepada Wahyu berupa lukisan bergambar wajah Wahyu Hidayat.

Lukisan yang berwarna dasar hitam dan garis kuning emas tersebut menggambarkan prestasi gemilang yang diraih Wahyu selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang.
Tidak ketinggalan, Erik juga menyertakan tulisan “Pak Mbois” tepat di atas gambar Wahyu yang mana kata Mbois sendiri merupakan tagline yang digaungkan Wahyu selama menduduki kursi Pj Wali Kota Malang.














