SIARINDOMEDIA.COM – Kota Malang yang dikenal dengan beragam kegiatan kreatifnya, kini mengalami peningkatan signifikan dalam minat anak muda terhadap skateboard. Salah satu lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan ini adalah Taman Merjosari, sebuah taman kota yang kini ramai dikunjungi para skater lokal.
Taman Merjosari, yang sebelumnya dikenal sebagai area rekreasi keluarga, kini telah bertransformasi menjadi hotspot bagi komunitas skateboard di Malang.
Sejak beberapa bulan terakhir, taman ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas skatepark yang memadai, termasuk ramp, rail, dan berbagai elemen untuk melakukan trik-trik skateboard.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2023/03/14/bolang-skate-school-tempat-berlatih-sekaligus-sekolah-skateboard-di-malang/”]
Fenomena ini dipicu oleh tingginya minat anak muda yang ingin mengeksplorasi kemampuan mereka dalam olahraga ekstrem ini. Banyak dari mereka yang menganggap skateboard bukan hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai bentuk seni dan ekspresi pribadi.
Aktitvitas tersebut ramai dilakukan saat sore hingga malam hari. Aktivitas di taman ini semakin meriah dengan kehadiran berbagai event lokal, seperti kompetisi skateboard dan workshop yang menarik perhatian banyak peserta dan penonton.
“Yang main biasanya gak hanya cowok, Mbak, ada ceweknya juga. Mulai dari anak SD ada, dan kemarin itu ada ibu-ibu umur 36,” ucap Akbar pelatih skateboard.

Komunitas skateboard di Malang juga aktif dalam mengorganisir berbagai acara di Taman Merjosari, mendorong partisipasi lebih luas dari kalangan anak muda dan memperkuat rasa kebersamaan. Dukungan dari pemerintah setempat dan sponsor lokal turut berperan dalam mempercepat perkembangan tren ini.
Untuk bergabung dalam kelompok ini juga cukup mudah, hanya membayar sebesar Rp350 ribu per bulan, semua kalangan dapat bergabung dan bermain bersama.
Dengan fasilitas yang semakin baik dan komunitas yang semakin solid, Taman Merjosari di Kota Malang kini menjadi saksi berkembangnya tren skateboard yang memikat hati banyak anak muda. Diharapkan, perkembangan ini akan terus berlanjut dan semakin memperkaya dinamika olahraga ekstrem di Kota Malang.















