SIARINDOMEDIA.COM – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim. Gus Kikin bakal menahkodai PWNU Jatim untuk periode atau masa khidmat 2024-2029.
Pemilihan Ketua PWNU Jatim dilakukan di Konferwil NU Jatim di Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng, Jombang, Sabtu (3/8/2024) malam. Dari 43 suara PCNU yang hadir, Gus Kikin terpilih secara aklamasi.
Gus Kikin kemudian ditetapkan sebagai Ketua PWNU Jatim pada Sidang Pleno V Konferwil NU Jatim yang dipimpin jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Di antaranya Gus Aizuddin Abdurrahman selaku Ketua PBNU dan H Amin Said Husni selaku Wakil Ketua Umum PBNU.
Sebagai informasi, sebelumnya, KH Abdul Hakim Mahfudz yang Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Kediri merupakan Pj Ketua PWNU Jatim sejak Januari 2024 lalu.
Dikutip dari jatim.nu.or.id, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin merupakan Pengasuh Pesantren Tebuireng, yang dipercaya untuk meneruskan perjuangan KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
Gus Kikin adalah putra almarhum KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma’shum. Dari jalur ibu, nasabnya bersambung kepada Nyai Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung Hadratussyeikh KH M Hasyim Asy’ari yang diperistri KH Ma’shum Ali, ahli falak asal Gresik dan pengarang kitab Amtsilah Tasrifiyah, atau kakak kandung KH Adlan Ali Cukir.
Sedangkan dari jalur ayah, nasabnya bersambung kepada KH Anwar bin Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang, Jombang. Dari jalur ayah ini, Gus Kikin terhitung masih adik sepupu KH Anwar Manshur, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo, yang saat ini baru terpilih menjadi Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim 2024-2029.
Istimewanya, terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua PWNU Jatim ini bersamaan dengan Hari Lahir (Harlah) ke-125 Pesantren Tebuireng pada Sabtu (3/8/2024). Mengingat, tepat di tanggal yang sama tahun 1899 Pesantren Tebuireng secara resmi berdiri.
Harlah ke-125 Pesantren Tebuireng ini mengusung tema ‘125 Tahun Pesantren Tebuireng Merawat Islam Ahlussunnah wa Al-Jamaah yang Rahmatan lil ‘Alamin’. (*)













