SIARINDOMEDIA.COM – Akhir Juli hingga menjelang pertengahan Agustus mendatang, menjadi momen maraknya pedagang bendera merah putih di pinggiran jalan di Kota Malang, salah satunya di Jalan Raya Tlogomas, Sabtu, (27/7/2024).
Fenomena ini sudah tidak asing pagi pelaku usaha, khususnya pernak-pernik 17-an. Hal ini menjelang 17 Agustus yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia, masyarakat biasanya mengadakan berbagai macam lomba.
“Biasanya diadakan lomba makan kerupuk, balap karung. Ada juga makan bersama di tiap gang di RT masing-masing,” ucap Rahmat, seorang mahasiswa UIN Malang.
“Tidak hanya lomba, banyak juga pedagang bendera yang mulai buka lapak di pinggiran jalan,” tambahnya.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2023/08/15/senam-wajah-di-perayaan-agustusan/”]
Momen 17-an ini juga menjadi peluang bagi pelaku usaha bendera. Seperti pada umumnya, masyarakat akan memasang bendera di halaman rumah mereka masing-masing. Ini membuat peminat bendera semakin banyak.
“Saya mulai buka lapak di sini dari tanggal 21 sampai menjelang Agustusan nanti,” kata Zamroni, salah satu penjual bendera.

Zamroni menambahkan, setelah agustusan ini, dia biasanya akan kembali menjual bakso di sekitar Sawojajar. Ini menunjukkan momen 17-an ini menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan “hype”-nya nuansa 17-an itu sendiri. Salah satunya seperti apa yang dia lakukan, yakni menjual bendera merah putih.
“Tidak hanya bendera biasa, tapi ada juga gantungan mobil dan bendera yang dipasang di atap-atap rumah dan sejenisnya,” tandasnya.
Pewarta:
Lalu Ahmad Albani Atsauri
Muhammad Ali Rahmatullah













