SIARINDOMEDIA.COM – Salat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunah yang dianjurkan dalam Islam karena memiliki banyak keutamaan. Salat ini dilaksanakan di sepertiga malam terakhir dan menjadi momen dimana seorang Muslim dapat berkomunikasi lebih dekat dengan Tuhannya dalam kesunyian malam.
Keutamaan salat Tahajud sangatlah besar. Dari segi spiritual, salat ini dapat meningkatkan ketakwaan, membantu membersihkan jiwa, serta menjadi sarana memohon ampunan dan keinginan kepada Allah SWT.
Sementara itu, dari segi kesehatan, melaksanakan ibadah di malam hari dapat memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur.
Cara melaksanakan salat Tahajud cukup sederhana:
1. Bangun di sepertiga malam terakhir (antara pukul 01.30 – 04.30).
2. Melakukan wudhu dengan sempurna.
3. Niat dalam hati untuk melaksanakan salat Tahajud dengan membaca:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
“USHALLÎ SUNNATAT TAHAJJUDI RAK‘ATAINI LILLÂHI TA‘ÂLÂ.”
Artinya, “Aku berniat salat sunah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”
4. Melakukan salat sebanyak dua rakaat sesuai kemampuan.
5. Setelah salam dan selesai salat, dianjurkan untuk membaca doa:
اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
“ALLÂHUMMA RABBAN LAKAL HAMDU. ANTA QAYYIMUS SAMÂWÂTI WAL ARDHI WA MAN FÎ HINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA MÂLIKUS SAMÂWÂTI WAL ARDHI WA MAN FÎ HINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA NÛRUS SAMÂWÂTI WAL ARDHI WA MAN FÎ HINNA. WA LAKAL HAMDU ANTAL HAQQ. WA WA‘DUKAL HAQQ. WA LIQÂ’UKA HAQQ. WA QAULUKA HAQQ. WAL JANNATU HAQQ. WAN NÂRU HAQQ. WAN NABIYYÛNA HAQQ. WA MUHAMMADUN SHALLALLÂHU ALAIHI WASALLAMA HAQQ. WAS S‘ATU HAQQ. ALLÂHUMMA LAKA ASLAMTU. WA BIKA ÂMANTU. WA ‘ALAIKA TAWAKKALTU. WA ILAIKA ANABTU. WA BIKA KHÂSHAMTU. WA ILAIKA HÂKAMTU. FAGFIRLÎ M QADDAMTU, WA M AKHKHARTU, WA M ASRARTU, WA M A‘LANTU, WA M ANTA A‘LAMU BIHI MINNÎ. ANTAL MUQADDIMU WA ANTAL MU’AKHKHIRU. L ILÂHA ILL ANTA. WA L HAULA, WA L QUWWATA ILL BILLÂH.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.
Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian.
Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah.
Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai.
Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku.
Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”
(Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW seusai salat tahajud, diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari & Muslim).
Dengan melaksanakan salat Tahajud, seorang Muslim diharapkan dapat merasakan kedekatan yang lebih intens dengan penciptanya dan mendapatkan ketenangan serta keberkahan dalam hidup.
Selain itu, melaksanakan salat Tahajud juga bagus untuk mendisiplinkan diri supaya bagun lebih awal daripada orang lain dan menghindari kemalasan.














