SIARINDOMEDIA.COM – Telah terjadi aksi sweeping sekelompok mahasiswa asal Sumba Barat Daya (SBD) pada Minggu dini hari (9/6/2024).
Sweeping ini sudah berlangsung hingga hari ketiga dan mengakibatkan suasana di wilayah Tlogomas-Landungsari menjadi mencekam.
Terpantau lebih dari 50 orang, sebagian besar di antaranya terpengaruh oleh minuman keras, terlibat dalam aksi sweeping tersebut.
Mereka membawa senjata tajam, balok, dan batu, menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran di kalangan warga setempat.
Menurut kesaksian salah satu warga Nur Fauzi, sweeping ini dimulai dari belakang Pasar Landungsari, bergerak menuju Tlogomas, dan saat ini sudah memasuki kawasan Pemandian Upet.
Kejadian ini bermula dari bentrokan antara mahasiswa SBD dan kelompok Rote yang terjadi pada Jumat malam, yang mengakibatkan korban jiwa.
Konflik ini memicu kemarahan di kalangan mahasiswa SBD yang kemudian melakukan aksi sweeping sebagai bentuk protes dan pencarian pelaku bentrokan tersebut.
Pihak kepolisian dari Polresta Kota Malang mengungkapkan bahwa situasi masih dalam pantauan mereka.
“Kami masih memantau perkembangan situasi. Jika nantinya ada tindakan yang tidak diinginkan, kami akan segera mengambil tindakan tegas,” kata seorang polisi.

Situasi yang terjadi saat ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, yang berharap pihak berwenang segera mengendalikan keadaan agar tidak semakin memburuk.














