DHARMASANTI WAISAK 2024 DI KOTA BATU WUJUD TOLERANSI DAN KERUKUNAN ANTARUMAT

SIARINDOMEDIA.COM – Ratusan umat Buddha di Kota Batu merayakan Dharmasanti Trisuci Waisak 2568 BE dengan penuh sukacita dan semarak. Perayaan ini berlangsung di Graha Kertarajasa, Jalan Ir. Soekarno No.311, Mojorejo, Batu, pada Minggu, 9 Juni 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 600 tamu, termasuk perwakilan dari berbagai instansi, seperti Pj Wali Kota Batu Lilik Fariha, S.H., Polres Batu, Babinsa Koramil Kota Batu, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang dan Batu, serta perwakilan organisasi pemerintah dan masyarakat sekitar.

Satimin, S.Pd., M.Pd., selaku Pembimas Buddha Provinsi Jawa Timur, dalam sambutannya menyampaikan Dharmasanti Waisak merupakan acara silaturahmi dan kebersamaan umat Buddha setelah merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak.

“Perayaan Dharmasanti Waisak di Kota Batu tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan toleransi. Umat Buddha dari berbagai suku, ras, dan golongan bersatu padu untuk merayakan,” ujarnya.

Semangat kebangsaan dan toleransi ini sangat penting untuk dijaga, terutama di tengah situasi global yang penuh dengan berbagai tantangan. Umat Buddha diharapkan dapat menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian dan toleransi kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini juga menunjukkan wujud toleransi dan kerukunan antarumat beragama di kota tersebut, di mana umat Buddha dan umat agama lain saling menghormati dan menghargai tradisi masing-masing.

Penyerahan cenderamata
APRESIASI. Penyerahan Cenderamata yang dilakukan Satimin selaku Pembimas Budha Provinsi Jawa Timur Kepada tamu undangan. Foto: Muhamad Rizqi

Dalam sambutannya, Lilik Fariha, S.H., menyampaikan pesan dari PJ Wali Kota Batu yang menekankan pentingnya peringatan Trisuci Waisak bagi seluruh umat Buddha di dunia khususnya di kota Batu.

“Trisuci Waisak merupakan momen penting untuk memperingati tiga peristiwa penting yaitu kelahiran, pencerahan, dan Parinibbana Bodhisattva Sidharta. Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengikuti dan menjalankan ajaran Buddha, seperti cinta kasih, welas asih, dan kebijaksanaan,” ucapnya.

Dia juga menekankan ajaran Buddha mengajarkan kita untuk melepaskan benci dan keserakahan, yang dapat membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua makhluk hidup.

Lilik Fariha mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat Buddha di Kota Batu atas kontribusi mereka dalam berbagai aspek kehidupan, serta komitmen mereka untuk membangun Kota Batu menjadi lebih maju dan sejahtera.

Bhikku Parrato, mewakili Sangha Theravada Indonesia, menyampaikan pesan Waisak 2568 BE/2024 dengan tema ‘Memperkokoh Persatuan dalam Keberagaman’.

“Dengan keberagaman ini, Indonesia yang kaya dengan berbagai budaya dan agama harus mengembangkan kesadaran kolektif dan kewajiban moral untuk mencapai persatuan yang kokoh,” kata Bhikku Parrato.

Juga mengundang umat beragama lain
SEBARKAN PESAN-PESAN KEBAJIKAN. Dharmasanti Trisuci Waisak di hadiri tidak hanya umat Buddha seluruh Kota Batu juga mengundang umat lintas agama. Foto: Muhamad Rizqi

Hari suci Waisak hendaknya menjadi momentum bagi umat Buddha untuk mengembangkan kesadaran kolektif dan mengerahkan kewajiban moral demi tercapainya persatuan yang kokoh dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Umat Buddha diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *