SIARINDOMEDIA.COM – Dalam pergaulan, ada kalimat familiar yang sering terdengar. Mulai dari “jangan terlalu sukses, nanti laki-laki takut mau mendekat” hingga “laki-laki harus sukses, kamu ‘kan kepala keluarga”.
Namun tahukah kamu, meski terdengar simpel, tapi kalimat yang sering diucapkan temanmu ini merupakan salah satu dari crab mentality?
Kalimat serupa juga sering dilontarkan orang sekitar. Seperti:
“Jangan pinter-pinter, nanti cowok jadi minder.”
“Kamu tuh cowok gak boleh cengeng.”
Lalu apa itu crab mentality dan bagaimana islam menyikapi hal ini? Simak uraiannya dalam artikel ini, ya!
Melansir Instagram @mubadalah.id, crab mentality adalah kondisi saat seseorang menghalangi kesuksesan orang lain. Sehingga hal ini termasuk dalam persaingan tidak sehat dan dapat merugikan orang lain.
Orang dengan crab mentality cenderung susah saat orang lain senang dan senang saat orang lain susah. Hal ini karena sifat kompetitifnya yang berlebihan, rendahnya rasa percaya diri, putus asa, iri, hingga depresi yang dialaminya.
Sebaliknya, sifat ini bisa memicu menurunnya kepercayaan diri pada korbannya. Karena orang dengan crab mentality akan berusaha lebih kuat untuk mencapai tujuannya. Namun sebaliknya, keputusasaan dan rendahnya percaya diri membuatnya berhenti melangkah.
Padahal, menurut Al-Qur’an dalam surah Annisa ayat 32, Allah SWT. berfirman:
بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْاۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَۗ وَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا
WA LÂ TATAMANNAU MÂ FADLDLALALLÂHU BIHÎ BA‘DLAKUM ‘ALÂ BA‘DL, LIR-RIJÂLI NASHÎBUM MIMMAKTASABÛ, WA LIN-NISÂ’I NASHÎBUM MIMMAKTASABN, WAS’ALULLÂHA MIN FADLLIH, INNALLÂHA KÂNA BIKULLI SYAI’IN ‘ALÎMÂ
Artinya: Janganlah kamu berangan-angan (iri hati) terhadap apa yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya.
Lalu bagaimana cara menyikapi bila bertemu dengan para crab mentality?
1. Tetap Fokus pada Niat
Fokus pada niat awal dan lakukan hal yang menurutmu benar. Abaikan kritik dan sindiran yang hanya berniat untuk menjatuhkanmu.
2. Tingkatkan Kemampuan
Agar bisa berkompetisi secara sehat, tingkatkanlah kemampuanmu. Sehingga bakat ini bisa membungkam orang yang meremehkanmu. Kamu bisa memilih pelatihan, kursus, atau kuliah untuk menempuh jalur ini.
3. Evaluasi Diri
Dalam perjalanannya, kamu mungkin tidak selalu berhasil. Namun selalu ada pengalaman untuk dievaluasi dalam setiap kegagalan. Sehingga disinilah perlunya evaluasi diri agar bisa bangkit dan kembali semangat meraih tujuan.
4. Lingkungan yang Mendukung
Tinggalkanlah lingkungan toksik yang tidak mendukungmu. Karena para crab mentality dan persaingan yang tidak sehat hanya akan menghambatmu mencapai tujuan.
Cut off adalah solusi terbaik bila bertemu orang dengan hati dan pikiran yang kotor. Kamu tidak perlu ragu, di depan masih ada orang baik yang akan kamu temui sehingga memudahkan langkahmu menuju kesuksesan.












