SIARINDOMEDIA.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi menggelar pemilihan Duta Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Perguruan Tinggi Negeri se-Jawa Timur Tahun 2024, di Ruang Anjasmoro, Selasa (28/5/2024). Kegiatan dibuka Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada Universitas Brawijaya yang telah aktif menindaklanjuti perjanjian kerja sama yang telah dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Diskominfo Jatim. Kami sampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya di lingkup KIP atau kehumasan, tetapi dalam hal teknologi informasi, keamanan siber, dan pengelolaan data, sehingga kita bisa meningkatkan proses kerja sama itu,” ucap Kadis Sherlita.
Sherlita juga mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, karena merupakan kali pertama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi terkait pemilihan Duta KIP.
“Ini adalah kegiatan yang pertama kali dilakukan oleh Perguruan Tinggi Negeri (PTN), bekerja sama dengan Pemprov untuk (pemilihan) Duta KIP. Kita perlu mengapresiasi dan mendukung bersama,” ujar Sherlita.
Menurut data indeks keterbukaan dan kemerdekaan pers, Sherlita menambahkan, Jatim menduduki angka 72,86 di tahun 2022, dan mengalami kenaikan menjadi 76,55 di tahun 2023. Hal ini menunjukkan Jatim berada di atas indeks nasional, yakni 71,57.
Jatim juga harus mengambil langkah-langkah strategis yang dilakukan bersama-sama guna meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik di Jawa Timur agar semakin baik, termasuk berkolaborasi dengan Duta Keterbukaan Informasi Publik PTN.
“Nilai atau indeks itu akan menjadi bonus. Jadi yang harus dilakukan adalah bagaimana keterbukaan informasi publik di Jawa Timur on the track, seperti apa, visi dan misinya,” sambung Sherlita.
“Selamat dan sukses buat adik-adik para bintang KIP Jawa Timur. Kesempatan ini adalah kesempatan yang luar biasa. Oleh karena itu, pergunakan momen ini sebaik-baiknya dan bangun jejaring,” ucap Sherlita.
Sementara itu, Rektor UB, Prof Widodo dalam sambutannya melalui video menyampaikan harapannya ada kerja sama antara pemerintah dan PTN dalam seluruh struktur pemerintahan. Sehingga proses pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik, kepercayaan masyarakat akan semakin baik, sehingga proses pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik
“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu langkah untuk mencapai kemajuan Indonesia yang kita inginkan dan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya
Pada kegiatan ini, ujian wawancara diikuti 31 peserta dari 13 PTN di Jatim yang telah berhasil lulus dari tahap-tahap sebelumnya, yakni seleksi tulis dan seleksi video melalui media sosial.
Dari 31 peserta, akan diambil 7 terbaik yang selanjutnya akan mengikuti final yang akan dilakukan pada 30 Mei 2024 dengan dewan juri dari KI Pusat.
Sedangkan wawancara hari ini menghadirkan enam juri, dua orang dari Diskominfo Jatim, Andik Bagus Setiawan, Ayu Saulina, tiga dari UB, Zulfaidah Penata Gema, Lely Indah Mindarti, Tri Wahyu Basuki serta Yunus Mansur Yasin dari Komisi Informasi Jatim. (*)













