SIARINDOMEDIA.COM – ‘Lovestruck in the City’ adalah salah satu tontonan yang memuat banyak pesan positif tentang kehidupan. Meski konfliknya ringan dan memuat unsur romansa yang kental, tapi drama ini bisa terus memancing rasa penasaran penonton dan tidak dikemas secara berlebihan.
Serial ‘Lovestruck in the City’ bercerita tentang 3 pasangan dengan usia, pekerjaan, dan karakter yang berbeda. Uniknya, keenam orang ini ternyata saling terhubung satu sama lain tanpa mereka sadari.
Lantas, apa pesan yang ingin disampaikan keenam tokoh ini dalam ‘Lovestruck in the City’? Simak uraiannya dalam artikel ini, ya!
1. Stop Kekerasan dalam Hubungan
‘Lovestruck in the City’ bercerita tentang Oh Seong-yeong (Han Ji-eun) dan Kang Gun (Ryoo Kyung-soo) yang hubungannya berakhir karena sebuah kesalahpahaman. Setelah memutus Kang Gun, Seong-yeong menarik semua barang-barang pemberiannya pada lelaki itu.
Dia tidak peduli saat itu mereka masih berada di tempat umum dan cuaca sedang dingin karena salju terus turun. Namun Seong-yeong tetap meminta kembali tas, jaket, dan sepatu yang telah dia hadiahkan sebelumnya untuk pacarnya itu.
Akibatnya, Kang Gun terpaksa pulang hanya dengan kaos tipis dan tanpa alas kaki. Tak hanya itu, Seong-yeong juga memukuli Kang Gun karena mengira pacarnya berselingkuh.
Hal ini tentu tidak dibenarkan. Karena setiap kali putus, Seong-yeong selalu membuat keributan. Bahkan dia pernah bermalam di kantor polisi.
2. Jangan Melabeli Diri
Drama ini juga menceritakan Lee Eun-O (Kim Jiwon) yang terus melabeli dirinya bodoh pasca dikhianati mantan kekasihnya. Di saat yang bersamaan, dia juga gagal di tempat kerja sehingga membuatnya semakin frustasi.
Akibatnya, dia pun berusaha untuk menjadi orang lain agar tidak lagi merasa bodoh. Padahal, kepura-puraan dan kebohongannya ini justru membuat Eun-O kehilangan jati diri dan melukai orang lain.
Sehingga stop melabeli diri dengan kata negatif. Karena bisa jadi semua ini hanya perasaan sedihmu dan kata-kata tersebut belum tentu benar.
Cobalah untuk mengambil jeda dan berdamai dengan dirimu di masa lalu. Bila merasa kesulitan, kamu bisa meminta bantuan profesional untuk mengatasi permasalahanmu alih-alih melabeli diri dengan hal negatif.
3. Konsekuen dengan Keputusan
Terakhir ada Suh Rin-i (So Ju-yeon) yang tidak menginginkan kehidupan monoton dan lebih memilih untuk memiliki banyak waktu luang. Ia juga lebih suka memiliki circle kecil tapi bermakna.
Akibat keinginannya ini, dia memutuskan untuk hidup dengan bekerja part time di banyak tempat.
Masing-masing keinginan dan keputusan memang harus dibarengi dengan tanggung jawab dan konsekuensi. Rin-i pun telah menyadari hal ini dan menerima dia tidak memiliki finansial yang stabil seperti teman-temannya serta harus sering berpindah pekerjaan karena dipecat secara tiba-tiba.
Sehingga pertimbangankanlah dengan matang segala sesuatu sebelum mengambil keputusan. Bila kamu belum sesiap Rin-i, sebaiknya pikirkan ulang agar tidak menyesal di kemudian hari.














